KEJURNAS GRASSTRACK SERI VI REGION 2 TAHUN 2010

KEJURNAS GRASSTRACK SERI VI REGION 2 TAHUN 2010

SIRKUIT ADITHYA HYBERS POWER-ARJASARI BANDUNG, 17 OKTOBER 2010

OtomotifZone.com – Jawa Barat, Setelah pernah mengalami fase hidup enggan mati tak mau dan terbangun dari tidurnya beberapa taun kebelakang. Balap motor garuk tanah alias grasstrack mampu menggeliat kembali dengan gebrakan dan kemasan yang rapi jail. Kenapa bisa begitu?? Tajuk in memoriam 2th kepergian pembalap grasstrack Aditya kamandaka Ismayaputra ini seolah olah membangkitkan semangat kembali dari kesedihan. Tepatnya  10 November 2008 dimana pemilik  nomer star 90 ini menghembuskan nafas terakhir di sirkuit yang sekarang menjadi arena balap kejurnas.

Peserta mencapai 304 yang dibagi menjadi 14 kelas dan harus menyelesaikan 35 race. Eduuunn… kagak ketulungan,… melelahkan tapi mampu memberikan semangat para pembalap dan dengan sorak sontai 6000 penonton. “Padahal sirkuitnya sangat jauhh dari kota, sekitar 10km dari jalan raya kota Banjaran Kabupaten Bandung” ucap salah satu penonton dari Bandung.

Sambil menerawang jauh dan sorot mata menyudut mengingat masa lalu, Deden Diana selaku EO Hybers power dan pemilik sirkuit yang juga ayahnya Aditya bertutur dengan penuh semangat. ”Sebelum sepeninggal #90, pernah berujar bahwa kita harus menjadi yang terbaik dan punya sirkuit berskala nasional biar bisa dipake untuk grasstracker yang mau latihan” ucap Deden. Alhasil adik mendiang terjun meneruskan jejak sang kakak, Dea Adithya yang turun dikelas standar 110 pemula dan fitria. Ketika OZ bertanya penuh selidik apa arti HBR, sambil tersenyum beliau bercerita, “bahwa motor almarhum yang no.90 kalau ada yang mengendarai selalu hibeur/terbang/dilempar oleh motor tersebut sehingga tercetuslah kata HBR  artinya HIBEUR (sunda=terbang) dan dibelakang ada power karena beliau bekerja di Indonesia Power” tutup Deden terkekeh lebar.

Sebagai ibu dari cabang olah raga otomotif geliat ini juga ditimpali positif oleh Abraham Subhan selaku ketua Juri dari PP IMI yang menyambut positif event kejurnas kali ini. “Sirkuit cukup bagus, panjang lintasan 1000 meter lebih dan lebar 6 meter cukup memenuhi standar nasional, meskipun ada  beberapa yang masih harus dilengkapi, seperti pagar pengaman, paddock dan tempat untuk penonton masih sangat perlu dibenahi” ujar Subhan yang berbadan subur diplomatis.

Selang seminggu dari gelaran road race subang, kembali KAPOTA dipercaya menggelar event ini dan bertindak sebagai RC jga, wah wah….. “demi kemajuan otomotif Jabar pada khususnya, kita tetep dukung”, statement yang dilontarkannya oleh Harris Tommy selaku senior Kapota motorsport.

Sebagai catatan, gelaran ini juga dibuka kelas wanita dan junior, gilaaaa, animonya sangat wueeedaannnn…. Mantap mantap… hidup jabar… (penulis/foto : Edi B)

Switch to our mobile site