Burn Out Surakarta Custom Enthusias, Acara Custom Pertama Di Solo

919

Otomotifzone.com-Solo. Di hari Sabtu 5 September 2015 pertama kali kota solo menghadirkan sebuah suguhan berupa show yang bukan kontes. Ya inilah Burn Out Surakarta Custom Enthusias yang bertempat di Gelora Bung Karno komplek stadion Manahan Solo. Penggagas acara ialah Ardian Taufik.  Orang yang selalu menggerakan aliran custom dan retro kota Solo. “Ya ini acara bareng-barenglah. Dukungan Kasatlantas, Kapolres dan rekan-rekan,” buka Ardian. Belum pernah memang untuk acara pameran motor custom di Surakarta. Dan acara bukan konteslah yang banyak menggugah para pemilik motor dan mobil retro custom.

Ardian Taufik, acara dadakan.
Ardian Taufik, acara dadakan.

Makna Burn Out sendiri apa artinya di acara ini? “Burn Out disini memilik makna ayo keluarkan karya milikmu. Motor-mobil custom keren yang cuma buat jalan-jalan  silahkan gabung kumpul joint komunitas se-solo raya disini, karena ini bukan acara kontes. Ya karena ide kita dadakan kita buat seperti ini dulu, yang penting tertata.” ucap Ardian. Benar nih, builder lokal yang kalah tenar dengan bulder custom papan atas rame ngumpul disini.

Jon Rio, acara santai karena bukan kontes.
Jon Rio, acara santai karena bukan kontes.

Jon Rio Wibisono pemilik Razor Custom Gemolong Sragen salut dengan acara ini. “Menarik, ya karena bukan kontes itu tadi jadi lebih nyantai disini. Kita nggak perlu tampil modif-modifan segala untuk gabung,” kata pemilik bengkel yang memiliki basechamp di Gandurejo, Gemolong, Sragen ini.

Komplit, yang dari retro, custom dll.
Komplit, yang dari retro, custom dll.

Dalam acara ini juga di hadiri orang-orang yang punya jiwa clasik. Kapolres Surakarta Kombespol Ahmad Lutfi bersama Kasatlantas kota Solo Kompol Indra Waspada dan DPRD Komisi 2 kota Solo, Kusman Krisnamurti. “Kangen ada acara seperti ini. Kita bisa tunjukkan kalau Solo kota kreatif dari sektor otomotif. Dari sini banyak potensi yang perlu diangkat. Karena builder kecil Solo ternyata juga banyak. Kedepannya akan saya masukkan anggaran APBD dari dinas pariwisata. Rekan-rekan saya suruh untuk membuat proposal yang bagus. Jangan sampai dibiarkan karena potensi luar biasa bener. Ya karena dadakan saja acaranya belum terordinir. Tapi tetap saya suka cara menyatukan para penikmat dan komunitas yang jarang di kota Solo,” kata Kusman.

Kusman Krisnamurti, salut!
Kusman Krisnamurti, salut!

Banyak yang menginginkan next acara seperti ini di gelar kembali dan lebih terorkodinir. “Ini acara bagus. Next jangan cuma sehari dan tetap acara ini bukan ajang kontes. Kalau kontes jelas komunitas seperti kami tidak masuk. Selain itu tetap untuk acara motor custom dan klasik bukan motor baru.” Seru teman-teman dari Trai Vintage Solo. “Memang banyak yang belum tersentuh. Termasuk tukang becak sebenarnya ingin saya undang karena becak juga salah satu icon kota Solo,” ujar Ardian Taufik. Acara kemarin saja sudah top lah apalagi rencana yang akan datang pasti lebih matang..

IMG_7773

 IMG_7725

IMG_7702

Penulis : Hafid