Kejurnas Dragrace seri 1 Surabaya : Kejurnas Rasa Kejurda

734
Kelas 2500 cc Modified Kejurnas

OtomotifZone.com – Surabaya, Kejuaraan Nasional Dragrace 2016 di awali di kota Surabaya (9/4). Meski  hanya diikuti kurang dari 200 starter, namun dikelas Kejurnas sudah memenuhi aturan lomba. Apa penyebab sepinya peserta di seri kejurnas Dragrace ini, benarkah lagi – lagi jadwal berbenturan dengan kejuaraan serupa ditempat lain. Ataukah hobi balap mobil trek lurus ini sudah kurang peminatnya. “ Silahkan media boleh menggaris bawahi kalau Kejurnas seri 1 ini kurang diminati. Karena IMI Pemprov lain juga menggelar kejurda dragrace sehari sebelum kejurnas ini digelar. Tentu saja para pebalap bingung mau ikut yang mana “ sesal Bambang Haribowo ketua umum IMI Pemprov Jatim .

Kenapa hal ini mesti terjadi, bukankah seri kejurnas dilarang bersamaan dengan kejuaraan serupa yang levelnya dibawah kejurnas. “ Memang benar, sehari sebelum kejurnas Dragrace digelar, sehari sebelumnya juga digelar kejuaraan dragrace di Jateng, dari pihak PP IMI sudah melayangkan teguran berkenaan hal ini bilang Dharma Sradha Ketua Juri Lomba PP – IMI. Dari pimpinan lombapun juga menyesalkan hal ini bisa terjadi. “ Peraturannya harus lebih dari 2 minggu gelaran kejurnas dilarang menggelar kejuaraan serupa ditempat lain, kalau seperti ini para pebalap juga kerepotan untuk persiapan dan lain sebagainya ikut i seri kejurnas, kalau sudah begini siapa yang mau disalahkan “ terang I Komang Ferry selaku COC kejurnas Dragrace.

Komang

Seri Kejurnas yang sedianya bakal digelar sebanyak 8 seri tersebut, Jawatimur bakal menjadi tuan rumah sebanyak 3 seri. Yakni seri 1,6 dan Final seri 8. Sedangkan di seri awal ini peserta dari Luar Jatim masih didominasi Jakarta dan selanjutnya Bali dan Sulawesi. Di seri awal ini sementara poin Kejurnas masih nama Septiano dari Tomcat Racing Surabaya memimpin.  Poin Septiano melejit setelah memimpin di urutan teratas di kelas Sedan 4 Cylinder s/d 2500 cc Modified yang merupakan kelas kejurnas. Tim Tomcat Racing ini mengandalkan Honda Estilo dengan Engine swap Mesin B-20 mesin CRV yang telah dimodifikasi memakai Camshaft TODA berdurasi 270 derajat dan dijejali piston diameter 85 mm. Mesin DOHC tersebut konon dengan pemampatan kompresi pada perbandingan 1 : 13,2 .  Sedangkan di Bracker 10 detik, Dedy Ramadhani berjaya diurutan teratas dengn Honda Estilo standartnya dengan catatan 10, 257 detik.

Penulis : DIKi  |  Foto : DIKi