Tendangan Dan Sikutan Maut, 6 Bulan Hukuman Untuk Syahrul Amin

12850
Syahrul Amin
Syahrul Amin

OtomotifZone.com-Buriram, Thailand. Sungguh sangat disayangkan dan disesalkan tindakan yang dilakukan pembalap Indonesia yang lahir dari kancah Motoprix region 5, Syahrul Amin.

Pembalap Indonesia asal Papua yang turun diajang ARRC 2016 putaran 6 Buriram, Thailand lewat tiket  wildcard bersama Yamaha Racing Indonesia, harus menelan pil super pahit setelah pembalap dengan nomer star 199 dikancah balap kejurnas mendapat hukuman super pedas berupa sanksi tidak bisa berkompetisi di kancah Asia selama enam bulan untuk musim balap 2017.

https://www.facebook.com/AsiaRoadRacing/videos/10154097721597304/?__mref=message_bubble

Video yang direlease akun Facebook resmi  Asia Road Racing telihat dan nampak jelas, saat keluar tikungan, terlihat jelas pembalap nomor start 190 itu melakukan tendangan kemudian tidak berselang lama jurus “elbow style”  yang mengenai pembalap asal Australia, Jack Mahaffy, tanpa memperdulikan 2 pembalap lain overtake dirinya. “sudah sepantasnya Syahrul Amin mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya dengan 6 bulan sangsi tidak mengikuti balap tingkat Asia dimulai sejak tes pramusim 2017, atas perbuatan sangat tidak sportif tersebut, menendang, memukul dan menyikut adalah tindakan membahayakan”, ujar Pauliynne Cheng selaku team Komunikasi TWMR dan penryataan resmi  Two Wheels Motor Racing (TWMR) selaku promotor Asia Road Racing Championship (ARRC).

Kejadian tersebut dilakukan saat berlangsung kelas AP 250 cc race 2 berlangsung dan FIM sebagai organisasi tertinggi memberikan sangsi tersebut. FYI, sepanjang pengamatan OZ selama meliput dirinya di region 5 medio 2012 hingga 2014, tipical Syahrul memang agresif dan punya semangat tinggi dengan kengototannya selama berlaga dipasar senggol.

Hukuman atas tindakan tidak sportif ini sangat dan patut diberikan kepada siapapun yang melalukan tindakan diluar norma-norma otomotif, Junjung tinggi sportifitas.

Penulis : Edi Batrawan | Video : ARRC, Photo : OZ