Grand Finals Portugal :Prassetyo Hardja Ranking 20 Rotax Dunia 2017

12174
Prassetyo Hardja Terbaik 20 Rotax Dunia 2017
Prassetyo Hardja Terbaik 20 Rotax Dunia 2017

OtomotifZone.com-Portugal. Perjuangan panjang selama seminggu penuh diajang Rotax Max Challenge Grand Finals 2017 berakhir sudah, Prassetyo Hardja akhirnya berhasil memenuhi target awal lolos babak final yang digelar sejak 4-11 November 2017, dan hari Sabtu sore ini (11/11) Prass menuntaskan seluruh kemampuannya dirace final kelas DD2 Senior dengan hasil yang tidak mengecewakan.

Start digrid 30, Prass begitu tenang menghadapi final ini, meski baru pertama kalinya lolos diajang Rotax Dunia ditahun pertama dikelas ini, Prass tetap optimis meraih yang terbaik, dan terbukti 17 awal Posisi Prass memang sedang dalam posisi menguntungkan, dimana dirinya sedang diposisi 18 dan bersiap-siap melakukan overtake 3 pegokart didepannya, namun senggolan dengan pegokart Brazil di 2 tikungan terakhir membuat posisi dirinya langsung melorot diposisi 22 hingga bendera finish dikibarkan.

Prassetyo Hardja di track lurus
Prassetyo Hardja di track lurus

Namun update dari steward, ada 2 pegokart didepan Prass mendapat hukuman pinalty, secara otomatis, juara Asia DD2 Senior 2017 menempati posisi 20 terbaik Rotax dunia 2017, jika melihat hasil uturan Ranking setelah Prefinal, Prass menempati posisi 30, dan secara otomatis akan diikuti hasil akhir final.

“Saya sudah berusaha mengalah dari pegokart Brazil, tapi dia tetap saja maksa akhirnya dia terbang sendiri, inilah hasil terbaik yang saya raih, target awal lolos final juga sudah terlampaui, apasalahnya saya berusaha melakukan yang terbaik di final ini, dan inilah hasil terbaik yang saya raih, terima kasih kedua Orang Tua saya, keluarga, Mekanik dan seluruh team Asia Max yang turut memberi support terhadap saya selama di Portugal ini, semoga tahun depan lebih baik lagi“, papar Prassetyo Hardja usai race.

Mendapat dukungan penuh Bandrio, mekanik senior
Mendapat dukungan penuh Bandrio, mekanik senior

Harapan besar sebetulnya tertumpu pada Prass setelah 12 tahun tidak ada satupun pegokart Asia yang lahir dari kompetisi Rotax Asia meraih podium setelah Grand Finals langkawi 2005 Lalu, namun perjuangan kerasnya belum memberikan yang terbaik untuk karir balap dirinya dan Indonesia.

Selamat Prass, perjuangan sudah maksimal, bermain cantik dan tenang.

Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan