Bracket 8 & 9 Detik Tembus di Temanggung

760
sss

New RC3 Products

1.3OtomotifZone.com-Temanggung. Seri 2 kejuaraan dragbike garapan BSMC kembali digelar bertempat di Sirkuit non permanen Jl.Sindoro Temanggung (8/6). Sirkuit non permanen ini memiliki kontur yang berbeda, bedanya dimana? Penasaran ya bedanya kontur jalannya yang naik membuat mekanik dan dragbiker harus pandai mengatur dan menyetting motornya. “Event dragbike sudah menunjukkan grafik bagus di Jawa Tengah, kini tinggal membenahi regulasi yang pas dan tepat supaya tidak ada kesenjangan antar dragbiker, ”  jelas Ir.Dedy Satria Budiman dari IMI Jateng.

 Ir.Dedy Satria Budiman dari IMI Jateng
Ir.Dedy Satria Budiman dari IMI Jateng

Lanjutan seri 2 ini diikuti 210 starter, just info saja event ini berbarengan dengan event yang sama di Jogja. Walaupun berbarengan antusias dragbiker tak membuat seri 2 ini sepi, malah dengan adanya event yang sama tersebut dragbiker senior seperti Rully PM, Baraweda dan Deni Well diuntungkan. Sebab dargbiker lain mengikuti balapan di Jogja. Kejutan datang lagi dengan hadirnya dragbiker asal Jakarta jauh-jauh datang ke Temanggung untuk ikut ajang balap 201 meter. Hasil yang didapat juga maksimal waluapun tidak mendapatkan podium pertama yaitu Saiman dragbiker yang dulu namanya sempat marajelela di dunia dragbike kini muncul di seri 2 BSMC, dan temannya Daniel Samsonet.

Rully PM dragbiker Kebumen
Rully PM dragbiker Kebumen

Kesempatan tidak datang kedua kali, setelah mengetahui hal ini maka peluang Rully PM untuk mengumpulkan point semakin cepat. Dari 19 kelas Rully PM menyabet podium pertama di 9 kelas yang dimainkan, nasib kurang beruntung dialami oleh Baraweda dragbiker asal Semarang. Walaupun kurang beruntung Baraweda bisa menyabet podium pertama di Kelas Sport 2 Tak TU 155cc. Di seri 2 ini kejutan waktu tercepat di Kelas Bracket 9 detik tercatat waktu 09.018, dimana pada kelas ini biasanya Hendra Kecil selalu menominasi tapi catatan waktu Hendra Kecil dipatahkan di seri 2 BSMC oleh Rully PM. “Pada seri 2 ini sungguh hadiah special buatku karena teman-teman mengikuti balapan di wonosari, kesempatan ini wajib bisa mencatat perform yang bagus dan juara di setiap kelas yang aku ikuti,” terang Rully PM dragbiker Kebumen.

Tak hanya kejutan waktu yang tercatat di seri 2 ini, kejutan lain hadirnya 2 dragbiker Jakarta memberikan aura berbeda, 2 dragbiker sedikit contoh dragbiker yang mengerti akan safety untuk balap, keseriusannya bisa dilihat dari pemakaian waerpack yang dipakai. “Setiap balapan kami selalu memakai wearpack lengkap, karena ini juga untuk keamanan, semoga hal ini bisa diaplikasikan dan contoh dragbiker lain,”ungkap Daniel Samsonet dargbiker asal Jakarta. Motor yang dibawa team TDC-ABRT 20 di seri 2 ini ada 2 motor Ninja dan RXZ 140cc. Motor yang dibawa jauh-jauh dari Jakarta belum mampu bersaing dengan motor Jateng hal ini karena settingannya ada trouble di pengapian. “Dragbiker Jateng sekarang sangat bagus baik skill dan motor juga, 2 motor tadi sempat ada kendala di pengapian sehingga harus puas dengan kondisi yang ada, waluapun tidak bisa podium pertama yang penting pulang tidak membawa tangan hampa,jelas M Saiman dragbiker Jakarta.

Penulis : Batra │ Foto : Batra