Tips Nonton MotoGP Langsung Dengan Biaya Murah

7623
Awak OZ bersama Dara manis di Sepang
sss

OtomotifZone.com-Sepang. Tips Nonton MotoGP MurahAkhir akhir ini makin banyak pecinta MotoGP Indonesia yang ingin menonton MotoGP secara langsung. Karena jaraknya paling dekat banyak pecinta MotoGP yang memilih menonton langsung di Sirkuit Sepang Malaysia. Namun banyak juga yang mengurungkan niatnya lantaran jika lewat travel agent harga yang ditawarkan agak mahal. Rata – rata harga yang ditawarkan kisaran Rp. 7 Jutaan keatas selama 3 hari 2 malam (datang pada hari Sabtu balik Senin), bahkan ada yang hanya 2 hari 1 malam dengan harga yang sama (datang sabtu, balik minggu malam). Padahal jika tanpa agent, saya sering spend kurang dari Rp. 7 juta selama 5 hari 4 malam.

New RC3 Products

Berikut Tips Nonton MotoGP Murah ala OZ

Moda Transportasi mudah dan murah
Moda Transportasi mudah dan murah

1. Pesan tiket jauh – jauh hari.
Gelaran MotoGP Malaysia biasanya digelar bulan oktober minggu terakhir (jadwal bisa dilihat di motogp.com tahun 2015 digelar 23-25 oktober ). Jadi tiket pesawat dan tiket masuk ke sirkuit bisa dipesan jauh – jauh hari (bulan maret sampai mei sering ada promo untuk oktober). Tahun lalu (2014) saya dapet promo Malaysia Airline Denpasar – KL seharga Rp 1,5 Juta return atau temen saya dapet promo Air Asia Rp 1,2 Juta return (tujuan sama). Dan tiket masuk sirkuit juga sama persis, usahakan beli sebelum juni, karena masih earlybird discountnya sampai 30% contoh untuk 2015 tiket grandstand earlybird seharga RM.159 sedangkan on the spot RM.212. Tiket sirkuit bisa dibeli di http://www.s*epangcircuit.com/(hilangkan tanda bintangnya yah).

Transportasi yang murah dan nyaman
Transportasi yang murah dan nyaman

2. Cari hotel yang dekat dengan public transport dengan harga miring.
Di KL banyak pilihan hotel dengan harga miring, terpusat di daerah Bukit Bintang, KL Sentral, Pudu Raya, KLCC. Saya pernah mencoba di semua daerah yang saya sebut, tapi sejak 2010 saya lebih sering menginap di KL Sentral (saya rutin menonton sejak 2008) dikarenakan sangat dekat dengan public transport dan banyak teman – teman dari Indonesia yang juga menginap di daerah itu. Harganya bervariasi mulai 60rban hingga diatas 2 jutaan permalam, dari kelas dormitory ampe bintang 5 pun ada. Saya pernah menginap di hotel Sentral, My Hotel @ Sentral dan Metro Hotel dengan kisaran harga Rp. 300 – 400 ribuan.

Kereta yang mudah dan cepat
Kereta yang mudah dan cepat

3. Jangan takut gunakan public transport.
Awal – awal ke KL tahun 2008 saya selalu menggunakan taxi untuk bepergian, yang ada budget akhirnya membengkak. Hari pertama, sehari habis Rp. 750 ribuan hanya untuk taxi, waduh!!! Padahal waktu itu anggaran sehari Rp 500rb udah termasuk makan. Saat breakfast saya mencari info (waktu itu menginap di mayview glory puduraya) sama bule – bule backpacker. Trus saya diajari cara naik public transport. Percaya ga, setelah itu budget menurun kurang dari Rp 300rb sehari udah termasuk makan. Semenjak 2009 mulai dari bandara saya gunakan public transport secara penuh. Contoh 2014 kemarin setibanya di bandara KLIA saya cari bus ke KL Sentral cukup dengan Rm. 10 atau Rp. 35 ribuan, waktu tempuh 1,5 jam. Atau bisa dengan kereta cepat KLIA Ekspress dengan tiket Rm 35 sekitar Rp 110 ribuan, dengan waktu tempuh 28 menit (saya hanya pakai KLIA Ekspress pas pulang, takut kejebak macet en ketinggalan pesawat). Sesampainya di KL Sentral saya cukup jalan kaki 15 menit menuju hotel langganan. Kalau bosen di hotel, saya gunakan lagi public transport di KL Sentral untuk jalan – jalan. Ke KLCC Petronas Tower cukup dengan RM. 1.60 alias Rp. 5 ribuan. Atau ke Batu Cave, bisa pakai KTM Komuter dengan tiket RM.2 atau Rp. 6 Ribuan. Atau pakai bus HOP ON HOP OFF yang berkeliling ke 20an tempat wisata, tiket Rp 450 ribuan berlaku hingga jam 10 malam. Mau ke Sirkuit Sepang juga gampang, tersedia bus Rapid KL dengan tiket Rm.18 atau sekitar Rp. 60 ribuan (hanya saat MotoGP). Murah kan?

Spending 2014 (budget Rp.7 juta, 5 Hari 4 Malam)
Tiket pesawat Malaysia Airline (Promo) : Rp. 1 500.000
Tiket Sirkuit Earlybird : Rp 570.000
Hotel 400rb*4 malam (Metro atau My Hotel) : Rp. 1 600.000
Daily spending Rp 300 ribu * 5 Hari (makan dan lain – lain) : Rp. 1 500.000
Uang jaga – jaga : Rp. 1 830.000

Total : Rp. 7 000.000

Spending diatas adalah contoh tahun 2014. Budget bisa ditekan sesuai keinginan. Semisal dengan cara tidur di Bandara KLIA (gratis) atau menginap di hostel dormitory (sekamar dengan 6 orang) harganya bisa cuman 60rb sehari. Berangkat dengan teman jatuhnya lebih murah, karena bisa berbagi kamar (contoh teman saya sewa kamar Rp 400 ribu dipakai ber 4 jadi per orang jatuhnya Rp. 100 ribu. Ada seorang temen malah berangkat dengan budget Rp 2 juta. Rajin – rajin browsing tiket promo pesawat. Selamat Mencobaaa.

Takut kesulitan berbahasa Inggris..??? gunakan bahasa Melayu… mereka pasti siap membantu.

Penulis :Gede Adies |Photo :Adies