Julio Prost Juara 1 Senior Max Asia Max Challenge round 3 Malaysia

29447
Kayuh Sepeda, selebrasi kemenangan Julio
sss

OtomotifZone.com-Malaysia. Sempat deg-degan dan hampir putus asa karena mendapat peringatan akibat ada protes dari manager team Seven Racing saat Prefinal karena dianggap melakukan gerakan membloking jalur Adam Khalid dan dipanggil steward dan dinyatakan tidak bersalah, akhirnya Pembalap Senior Max MBG Racing Kalteng lega dan langsung konsentrasi  untuk menuntaskan race final Asia Max Challenge 2015 round 3 yang digelar di Elite Speedway Plus Circuit Malaysia Minggu sore tadi (17/5).

New RC3 Products
angkat tinggi trophy kemenangan
angkat tinggi trophy kemenangan

Seri 1 menjadi jawara dan seri 2 menduduki posisi 3, Julio Prost akhirnya diseri 3 ini memberikan hasil maksimal menjadi juara 1 Senior Max dan Indonesia kembali mengumandangkan Indonesia Raya serta berkibarnya Bendera Merah putih dan menambah perbendaharaan trophy kejuaraan bagi Mitra Barito Group, Barito Utara Kalimantan Tengah pun berkibar.

Tangisan penuh emosi saat Prefinal
Tangisan penuh emosi saat Prefinal

Pembalap Nizra Motorsport asal Philipina Gabriel Cabrera yang memimpin sejak Time Trial hingga heat 2 akhirnya harus pasrah dan menyerah di prefinal dan final akibat trouble engine membuat Julio harus berjibaku dengan Adam Khalid yang selalu menguntit dibelakangnya dan sempat sesekali di tikungan highspeed overtaking pembalap MBG, namun “Jupe” panggilan akrabnya kembali memperbaiki kesalahan dan akhirnya mampu leading hingga 20 lap usai dan bendera finish dikibarkan..

Berdoa Bersama sebelum Race
Berdoa Bersama sebelum Race

Dengan kemenangan ini, Point untuk 1 tiket dikelas Senior Max menuju kejuaraan dunia Rotax Max Portugal akhir tahun menjadi sedikit mengurangi beban meski tanpa harus mengendurkan meraih point penuh di 3 seri tersisa.

Photo bersama team MBG Racing
Photo bersama team MBG Racing

“Alhamdulillah akhirnya saya bisa memenangi race ini dengan cobaan dan beban yang sangat berat, namun berkat support sang ayah dan seluruh crew MBG racing yang ikut menenangkan saya akhirnya saya bisa konsentrasi penuh untuk final dan terjawab sudah, trophy juara 1 akhirnya bisa saya bawa ke Kalimantan Tengah dan kampus Atmajaya”, tutur Julio Prost.

Isak tangis penuh cemas di prefinal berubah menjadi tangis kebahagiaan di race Final…..

Selamat Jupe… pengendalian emosi juga sangat penting disaat kritis……maju terus Pe……

Penulis : Edi Batrawan |Photo : Edmol