MotoGP Sepang: Fakta Perbandingan Kecepatan Rossi vs Marquez

11753
sss

OtomotifZone.com – Sepang. Perseteruan Valentino Rossi vs Marc Marquez terus ramai diperbicangkan. Masing – masing kubu mempunyai alasan tersendiri. Bahkan pihak Rossi menilai Marquez sengaja ‘bermain-main’ dengannya untuk mengganggu persaingan gelar juara dunia antara Rossi vs Lorenzo sejak seri Australia minggu lalu. Dan puncaknya insiden di Sepang, Minggu (25/10) kemarin.

New RC3 Products

Usai balapan seri Phillip Island, Rossi melihat tayangan ulang video pertarungannya, disitu dia melihat adanya keanehan. Menurutnya Marquez cuma bermain-main dengannya dan Iannone, sebelum melakukan serangan ke Lorenzo di putaran terakhir. The Doctor menilai Marquez punya kecepatan diatas pembalap lain dan seharusnya bisa memenangi balapan dengan mudah.

Rossi menyakini duel dengan Marc itu dilakukan agar Lorenzo bisa menjauh dari Rossi, sehingga kesempatan Rossi finis di depan rekan setimnya itu kecil. Jika melihat catatan, jarak antara Marquez-Lorenzo dengan Iannone-Rossi cukup jauh.

Marquez menuntaskan balapan dengan catatan 40 menit 33,849 detik, hanya 0,249 detik di depan Lorenzo. Sementara Iannone berjarak 0,930 detik dari Marquez, dengan Rossi berselisih 1,058 detik.
Dan di Sepang, Rossi dan Marquez kembali terlibat duel langsung dari lap keempat sampai ketujuh. Duel ini berakhir setelah Marquez tersungkur. Rider Repsol Honda itu terjatuh setelah bersenggolan dengan Rossi, saat keduanya sama-sama keluar tikungan.

Race Director sudah menyidiki Insiden ini dan berakhir dengan hukuman tiga poin penalti untuk Rossi, sehingga juara Dunia 9 kali itu bakal memulai balapan terakhir di Valencia pada posisi buncit.

Tudingan Rossi bahwa Marquez mencoba menghambatnya, bisa diamati dari data balapan. Statistik lansiran situs resmi MotoGP sendiri melihat Yamaha kalah urusan kecepatan dari Honda dan Ducati di Sepang.

Empat pembalap dengan kecepatan tertinggi adalah Repsol Honda dan Ducati. Pedrosa mampu mencatatkan kecepatan tertinggi tembus 330 km/jam, di mana rata-rata tercepatnya 327,6 km/jam. Sementata itu Marquez, ada diurutan ketiga dengan kecepatan tertinggi 327,4 km/jam. Kecepatan rata-ratanya 326,2 km/jam.

Sebagai perbandingan, catatan ini jauh lebih baik dari pada Rossi yang hanya menempati urutan tujuh, bahkan Lorenzo di posisi enam. Kecepatan tertinggi Rossi di seri ini hanya 325,9 km/jam, sementara rata-rata kecepatan terbaiknya 324,9 km/jam. Sedangkan Lorenzo mencatatkan kecepatan tertinggi 326,5 km/jam dengan rata-rata 325,6 km/jam.

Kecepatan Marquez dan Rossi di balapan bisa dilihat dari catatan waktu per putaran. Marquez dalam tujuh putaran yang dilaluinya mampu mencatatankan waktu terbaiknya dua menit 0,818 detik pada lap kedua. Namun setelah itu catatannya langsung anjlok menjadi dua menit 2,003 detik pada putaran ketiga, di mana dia dilewati Lorenzo.

Setelah itu catatan waktunya tampak naik turun. Di putaran keempat, Marquez  mencatatankan dua menit 1,360 detik alias lebih dari 0,5 detik lebih cepat dari lap sebelumnya. Di putaran kelima catatannya merosot lagi jadi dua menit 2,107 detik menyusul duel dengan Rossi, lalu membaik kembali jadi dua menit 1,938 detik di putaran keenam dimana ini merupakan putaran sempurnanya sebelum jatuh.

Sementara Rossi punya catatan waktu yang lebih stabil. Pada lap kedua dia mencatatkan dua menit 1,268 detik, berikutnya dua menit 1,361 detik. Catatannya sempat membaik di lap keempat saat akan bertarung dengan Marquez, yakni dua menit 1,127 detik. Duelnya dengan Marquez membuat kecepatan Rossi terhambat.

Tampak dari catatan waktunya di putaran lima yang cuma dua menit 2,363 detik. Tapi Rossi kemudian mampu mempertajam catatannya menjadi dua menit 1,937 detik di lap keenam, sebelum terjadinya insiden di putaran ketujuh.
Dari data tersebut, Marquez sebenarnya punya potensi lebih baik dibanding Rossi. Setidaknya tampak dari rata-rata kecepatan tertinggi dan kemampuan melibas per putaran berdasarkan catatan waktu terbaiknya.

Pertanyaannya, apakah Marquez sengaja menahan diri dari kecepatan maksimalnya? Marquez tetap ngotot tak ada niat untuk sengaja menganggu Rossi, sebagaimana ditudingkan kubu Rossi sejak MotoGP Australia lalu.

“Saya tidak mengerti alasan dari tim Valentino, karena di Australia saya berusaha sangat keras dan saya memenangi balapan, jadi saya tidak tahu apa yang mereka inginkan,” jelasnya di Crash.net

“Saya mencoba menekan di awal balapan dan mencatatkan dua menit 00 detik di lap kedua. Ketika dia melewati saya pertama kali, saya mencoba mengikutinya, ternyata saya bisa lebih cepat dan mencoba menjalani balapan saya sendiri,” lanjut Marc.

“Saya mencoba melewatinya dan menekan untuk membuka jarak antara saya dan dia. Valentino menyalip saya dan saya menyalip Valentino, namun kami tidak bisa menemukan kecepatan terbaik.”

“Ketika Valentino di depan, dia tidak begitu cepat dan setelah insiden tersebut, catatan waktunya satu menit koma banyak dan dua menit koma sedikit. Saya berpikir bahwa mampu melaju lebih cepat,” tutup Marquez.

Jadi siapa yang bener nih?

Penulis: Bimo Seno | Foto: Motogp

Perbandingan Catatan Waktu Marquez-Rossi di Tujuh Lap Pertama.

Marquez:

Lap 1: 2’06.559 (Posisi 2)

Lap 2: 2’00.818 (Posisi 2)

Lap 3: 2’02.003 (Posisi 3)

Lap 4: 2’01.360 (Posisi 4)

Lap 5: 2’02.107 (Posisi 3)

Lap 6: 2’01.938 (Posisi 3)

Lap 7: 2’39.713 (Out)

Rossi:
Lap 1: 2’06.943 (Posisi 3)

Lap 2: 2’01.268 (Posisi 4)

Lap 3: 2’01.361 (Posisi 4)

Lap 4: 2’01.127 (Posisi 3)

Lap 5: 2’02.363 (Posisi 4)

Lap 6: 2’01.937 (Posisi 4)

Lap 7: 2’04.166 (Posisi 3)