AMC Round 3 : Nafsu Buyarkan Agi Borneo Podium

775
Agi Borneo berharap pecah telor
Agi Borneo tercepat
sss

OtomotifZone.com-Malaysia. Harapan besar untuk bisa memecahkan telor podium laga Internasional untuk pertama kalinya sudah terlihat saat Agi Borneo (MBG Racing Kalteng) menempati posisi pertama saat hasil qualifying, dirinya menjadi yang tercepat dari 11 pegokart Asia lainnya dengan waktu 44.689 detik.

New RC3 Products

Perjalanan race demi race semakin memperbesar harapan untuk bisa podium diajang Asia Max Challenge 2016 round 3 kali ini. apalagi elite speedway Sircuit Malaysia bukan hal asing baginya, dimana round 2 bulan lalupun Agi berlaga ditempat yang sama sudah barang tentu sudah menemukan setingan bagus.

Agi Borneo tinggal menunggu waktu
performa Agi meningkat

Finish urutan 5 saat heat 1 dan menuai hasil kurang maksimal di heat 2 karena melintir saat memasuki lap 5, dan harus segera masuk paddock karena gokartnya mati harus berada di grid 8 saat prefinal, dirinya mampu melejit posisi 5 namun turun diposisi 6, namun kena pinalty karena bamper depan turun akibat sundul pegokart yang didepannya,

Hujan deras ditimpali petir yang mengerikan saat akan berlangsung heat 2 hari Sabtu (30/4), adalah hal bagus untuk mekanik memperbaiki setingan setelah melihat hasil saat qualifying dan heat 1, hasil bagus memang ditunjukan dengan performa engine Agi yang mampu berkompetisi dengan yang lain, namun saat final tinggal menyisakan 3 lap lagi, Agi Borneo terlalu bernafsu untuk mengejar posisi 4, namun apadaya harus melintir dan menepi dilap 16 dari 20 lap yang sedianya akan dilibas.

Pengamatan OZ saat melihat lap by lap, Agi lebih kenceng dari pegokart lainnya di lap-lap awal, namun masih belum bisa menjaga ritme permainan hingga tuntas, nafsu untuk segera menyudai lomba kayaknya yang membuat dirinya harus pasrah dengan keadaan.

Budi Rusman, mekanik
Budi Rusman, mengamati

“Saya salah terlalu buru-buru ingin segera finish, saya sangat berterima kasih pada mekanik yang sudah memberikan engine bagus untuk saya, namun hasil lomba berjalan lain, semoga event berikutnya akan jauh lebih baik dan mendapat hasil juga jauh lebih bagus”, jujur Agi Borneo.

Melihat hasil yang ditorehkan pembalapnya di seri ini, Budi Rusman sang mekanik bertutur, “meskipun hasilnya kurang memuaskan, tapi banyak hal yang bisa kita tarik sebagai pembelajaran, bagaimanapun balap itu tidak mudah, apalagi bila posisi depan, kita harus mampu mengelola performa untuk pertahankan posisi, harapan saya dibalapan mendatang, semuanya akan jauh lebih baik”.

Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda….maju terus Agi….

Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan