Ninja 150: Pakai Reed Valve VForce3 belum tentu kencang

4508
reed valve vforce3 ninja 150

OtomotifZone.com – Bandung. Berbicara menaikan performa motor dua tak, khususnya motor Ninja 150, komponen reed valve salah satu piranti yang wajib diperhatikan.

Dikalangan tuner balap, mereka sering menggunakan reed valve VForce3 buatan Mototassinari USA.

Mototassinari mengklaim, reed valve VForce3 mereka dapat meningkatkan asupan bahan bakar yang lebih besar dan lebih terpusat untuk kebutuhan engine.

Berkat bahan lidah membran dari carbon fibre, memberikan karkteristik ringan, namun lebih kuat dibanding fibre biasa.

Tapi menggunakan reed valve tersebut tanpa memperhatikan hal yang lebih detail adalah kesalahan besar.

Dana yang dikeluarkan dengan tenaga yang dihasilkan bakal tidak sesuai, tentunya itu hal yang sangat merugikan.

Ada beberapa penyebab penggunaan VForce3 tidak maksimal, salah satunya karena dimensi intake manifold dan Vforce3 yang tidak sesuai.

Lubang VForce3 mengaga begitu besar dan letaknya sedikit menyerong kesebelah kiri, bisa dikatakan tidak ditengah, sedangkan intake manifold bawaan pabrik Kawasaki diameter lubangnya kecil dan letak lubang berada ditengah.

Akibatnya, aliran air/fuel yang masuk tidak lancar, sehingga kenaikan tenaga tidak begitu signifikan.

Bahkan dalam kondisi paling parah performa motor turun, dibandingkan menggunakan reed valve orisinil pabrikan.

Agar penggunaan VForce3 maksimal, dibutuhkan beberapa penyesuaian dibagian posisi dan besar lubang intake manifold.

Anda bisa melangkahkan kaki ketukang bubut untuk membuat intake manifold dari bahan alumunium atau duralium, karena yang OZ ketahui belum ada penjual intake manifold dengan penyesuaian VForce3 untuk Ninja 150.

Penulis: Jody Rusli | Photos: Jody Rusli