GIIAS 2018: Kampanyekan #amandijalan, HPM Pamerkan Honda Sensing Simulator

914
sss

OtomotifZone.com – Tangerang. Sebagai bagian dari kampanye global untuk edukasi keselamatan berkendara di bawah slogan Safety for Everyone, PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali menghadirkan Zona Safety di booth-nya pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, 2 – 12  Agustus 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang.

New RC3 Products

Simulator Honda Sensing adalah salah satu teknologi keselamatan berteknologi canggih dari Honda, terdiri dari 6 sistem yang bekerja untuk meminimalisir potensi kecelakaan saat berkendara. Melalui simulator ini para pengunjung diajak berkendara melalui perangkat virtual reality (VR) untuk mengetahui bagaimana fitur Honda Sensing bekerja.

Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director HPM mengatakan, “Tahun ini, kami menggagas kampanye #AmanDiJalan dengan melakukan beragam aktivitas untuk mengedukasi konsumen. Salah satunya dengan memberikan pelatihan berkendara secara langsung, serta memperkenalkan teknologi keselamatan Honda Sensing. Semua ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan lingkungan berkendara yang aman di Indonesia,” ujarnya.

“Melalui simulator yang didesain futuristik ini, pengunjung diajak menyetir mobil Honda menggunakan kacamata VR selama 5 menit dengan melewati beberapa kondisi dan situasi jalan, dimana setiap fitur Honda Sensing akan diaktifkan satu persatu.” tambah Jonfis.

Beberapa fitur yang ada di Honda Sensing adalah Collision Mitigation Brake System (CMBS) yang bekerja dengan memperingatkan pengendara secara bertahap ketika mobil mendeteksi adanya potensi benturan dengan kendaraan lain didepannya. Peringatan tersebut berbentuk audio-visual pada layar dashboard, seatbelt yang mengencang secara otomatis serta mengaktifkan rem.

Kemudian, pengunjung juga akan mempelajari fitur Road Departure Mitigation System (RDM). Fitur ini berfungsi saat kamera mendeteksi mobil keluar dari marka jalan tanpa menyalakan lampu sein. Apabila mobil tetap keluar dari jalurnya setelah mendapat peringatan audio-visual, maka sistem RDM akan mengatur arah setir dan melakukan pengereman secara otomatis agar mobil kembali ke jalur semula.

Tidak hanya itu, di dalam simulasi juga terdapat fitur Lane Keeping Assist System (LKAS) yang berfungsi membantu setir bergerak secara otomatis agar mobil tetap di jalurnya.

Sementara itu, fitur Adaptive Cruise Control (ACC) juga hadir untuk mendeteksi jarak mobil dengan kendaraan di depannya melalui Milimeter Wave Radar, sehingga mobil akan mengatur kecepatan secara otomatis tanpa harus menginjak pedal gas untuk mempertahankan jarak aman.

Edukasi mengenai Honda Sensing merupakan bagian dari kampanye #AmanDiJalan  yang dimulai sejak perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. Saat itu, Honda mendirikan Zona Safety dimana pengunjung dapat mempelajari teknologi keselamatan Honda dan cara berkendara yang aman. Setelah itu, Honda juga telah mengadakan pelatihan secara langsung untuk konsumen dan komunitasnya melalui Safety Driving Clinic yang digelar pada bulan Juli lalu, sedangkan batch keduanya akan kembali digelar pada bulan Agustus 2018.

Penulis: Hendra Sonie | Foto: ist