Taofik “Opik” Zen, Dari Tukang Scrutineering Grasstrack Kampung Merambah Karting Internasional

880
m Taofik Zen
m Taofik Zen
sss

OtomotifZone.com-Bira, Thailand. Kita patut berbangga, ditengah gemerlap event internasional dengan kemasan keren, peserta dari berbagai negara di kawasan Asia dengan keragaman bahasa dan budaya, serta teknologi masa kini, 1 dari 3 petugas scrutineering Malaysia dan Australia, ada orang asal pesisir Pantura, tepatnya Ciasem Subang menjadi petugas scrutineering ajang X30 SEA 2018.

New RC3 Products

Moch Taofik Zen adalah sosok sederhana yang dipercaya menjadi petugas scrutineering, dunia kontrol dan belah engine pasca race diajang karting Internasional. kegiatan tersebut memang mainan barunya sejak 2013 didunia karting, meski kegiatan serupa di roda dua sudah dilakukan sejak dirinya bergelut diarena Grasstrack Jawa Barat.

2009 adalah awal dirinya merintis bongkar dan belah mesin, apakah ada mekanik yang kurang sportif atau jujur dan mengakali regulasi balap, sebelum akhirnya 2013 diperkenalkan Oke Junjunan didunia Rotax Max dan mendapat persetujuan Dadan Kibod dari Global Racing organizer untuk merambah didunia karting.

Setelah Rotax kurang aktif, Eris Mahpud melahirkan Rok Cup Indonesia dan Asia sejak 2016 hingga 2018 dan Opick dipercaya menjadi bagiannya, bapak anak 1 ini selalu menjadi langganan sebagai palang pintu terakhir sportifitas, baik yang digelar di Sentul Indonesia maupun di KF1 Singapura.

Berkat ketelitian dan kejelian mendapati spek gokart yang tidak mematuhi regulasi dan berani mendiskualifikasi peserta saat gelaran Rok Cup di Singapura, membuat X30 SEA tertarik untuk mengajaknya bergabung diajang tersebut tahun ini, terbukti, sejak seri 3 Sepang hingga putaran akhir X30 SEA di Bira, Pattaya-Thailand Minggu kemaren (25-26), Opick menjadi salah satu petugas scrut yang disegani karena ketegasan dan keberaniannya.

“sebuah pengalaman yang susah diungkapkan om, gak menyangka saya dari Grasstrack serba kotor, bisa dipercaya menjadi petugas scrut diajang karting internasional, sebuah penghargaan yang luar biasa untuk saya”, bangga Opick.

Siapa sangka, berangkat dari dunia grasstrack penuh debu dan kotor dan dijalani dari kampung ke kampung, berkat keseriusan dan mau belajar, Opick sudah bisa merambah menjadi tukang scrut level internasional.

maju terus Pick, jangan lupa goyang pantura…

Photo : Edi Batrawan