FDR Bikers Gathering: 350 Bikers Bali dan Lombok Bikin Deklarasi

1139
sss

OtomotifZone.com – Senggigi, Lombok. PT Suryaraya Rubberindo Industries menggelar kegiatan bertajuk FDR Peduli Lombok pada Sabtu (29/9). Dalam kegiatan amalntersebut PT SRI mengajak sebanyak 50 bikers dari Bali untuk membantu korban gempa di Lombok Utara dengan mendistribusikan bantuan dari FDR dan bergotong royong membersihkan sampah, hingga membangun area ruang anak.

New RC3 Products

Setelah selesai melaksanakan bakti sosial, para bikers mengikuti kegiatan FDR selanjutnya bertajuk Bikers Gathering sekaligus FDR Brotherhood yang berlokasi di pantai Senggigi di area hotel Kila, Lombok.

Disini sebanyak 350 bikers (Lombok 300 bikers, Bali 50 bikers) turut hadir dan memeriahkan acara istimewa ini.

Zandhy Utama, FDR Sales & Marketing Division Head PT SRI pada kesempatan tersebut menyampaikan, pihaknya sengaja menggelar acara yang sudah direncanakan sejak lama ini agar para bikers Bali dan Lombok dapat berkumpul.

“Kami menyebut acara ini FDR Brotherhood. Karena dengan kebersamaan, kami ingin kegiatan yang diadakan oleh FDR tidak hanya sekadar kumpul-kumpul saja, tapi juga bisa membangun rasa persaudaraan dan solidaritas baik antar anggota maupun antar sesama klub motor,” terangnya.

Dalam acara FDR Bikers Gathering  ini pihak FDR memperkenalkan 2 produk baru mereka ban Maxtreme untuk motor sport ring 17 dan ban Sport Zevo untuk motor matic. Disini proses pembuatan ban FDR dipabrik dengan alat canggih hingga pengetesan ban dibeberkan secara gamblang kepada para bikers yang hadir. Tak ketinggalan product knowledge dari ban FDR juga disampaikan.

Selain itu beberapa bikers Bali yang sudah mencoba langsung produk terbaru tersebut dari Bali ke Lombok diberi kesempatan testimoni performa ban anyar FDR tersebut.

“Pertama kali mencoba ban baru FDR saat turing dari Bali ke Lombok, yang saya rasakan ban ini mempunyai daya cengkram yang bagus. Terbukti saat melewati kawasan Senggigi, Lombok dengan jalanan berkelok-kelok dengan variasi tanjakan dan turunan,” bilang Ketut salah satu peserta turing dari Bali.

“Saat perjalanan dari Lombok Utara ke Senggigi saya sempat sliding. Untunglah tidak apa-apa. Ini karena saya ingin tau batas ban FDR sampai seberapa. Itu sebabnya saya mencoba merebahkan motor lebih ekstrim saat melibas tikungan sampai limit. Kesimpulan saya ban baru FDR ini daya cengkramnya dan performanya sangat bagus baik dipakai sendirian maupun berboncengan,” imbuhnya.

Di penghujung acara dilakukan deklarasi sekaligus penyematan pin FDR Brotherhood oleh management FDR pada perwakilan komunitas yang hadir baik dari Bali maupun Lombok.

Penulis: Hendra Sonie | Foto: HS, ist