IAME Final 2018 Le Mans : Kado Ulang Tahun, Prassetyo Hardja Juara 4 Dunia

8842
Prass juara 4 dunia
Prass juara 4 dunia

OtomotifZone.com-Le Mans-Prancis. Sungguh luar biasa prestasi yang ditorehkan Prassetyo Hardja diajang X30 Dunia dengan titel IAME International Final 2018 yang berakhir Minggu sore ini (14/10), dimana Prassetyo Hardja membuat kejutan dunia dengan meraih juara 4 kelas super shifter.

Target awal hanya lolos 10 besar rupanya justru hasil jauh lebih menggembirakan bagi pemuda yang baru berulang tahun 2 hari sebelumnya, hasil qualifying, heat dan prefinal harapan bertambah dari hanya sekedar lolos 10 besar, menempati posisi 4 hasil prefinal justru menambah optimisme Prass untuk meraih hasil jauh lebih baik dari hanya sekedar lolos 10 besar, dan terbukti, saat final yang digelar selama 17 lap Prass mampu finish diurutan 4, bukan perjuangan mudah meraih posisi 4 saat bendera finish dikibarkan.

Prass tentunya kecewa saat start langsung tertinggal karena torsi engine yang tidak maksimal, lepas start Prass tercecer diposisi 7 hingga bertahan 6 lap sebelum akhirnya mampu memperbaiki posisi 5, ancaman demi ancaman dilakukan pegokart lainnya, namun Prass terus berusaha untuk menutupi ruang sekecil apapun agar tidak terovertake, justru dilap 10 Prass mampu memperbaiki 1 posisi dan bertahan hingga finish tetap berada diposisi 4.

Prass, Handi Hardja dan James Russell
Prass, Handi Hardja dan James Russell

Sungguh torehan prestasi yang sangat luar biasa, mengingat keikutsertaan diajang X30 dunia kelas Super Sifter adalah pertama kalinya dan langsung memberi kejutan karting dunia.

“Saya sangat senang ternyata saya bisa melampaui target awal lolos 10 besar, saya akhirnya mampu memperbaiki posisi 4, ini adalah hasil diluar dugaan saya, Puji Tuha saya bisa memberikan yang terbaik untuk saya, orang tua, team dan juga Bangsa”. papar Prassetyo Hardja.

Rasa bangga juga ditunjukan Handi Hardja sebagai orang tua, tidak hanya team yang deg-degan mengikuti sepanjang race, juara DD2 Veteran Asia 2016 ini juga sport jantung menyaksikan putranya berlaga,“Puji Tuha Prass mampu melebihi target yang diharapkan sebelum berangkat ke Le Mans, juara 4 adalah prestasi luar biasa yang diraih anak saya, jika saat start lancar, podium kemungkinan besar menjadi miliknya, apapun hasilnya patut kita syukuri, terima kasih untuk semuanya”, jelas Handi Hardja.

Diluar dugaan, target 10 besar terlampaui dan malah menempati posisi 4 saat finish, adalah sebuah kado istimewa dihari ulang tahun Prass ke 17, selamat Prass, juara 4 dunia bukan perkara mudah diraih, apalagi ditahun pertama turun dikelas Super Shifter. Dan Prassetyo Hardja adalah satu-satunya pegokart Asia yang meraih posisi tertinggi diajang dunia ini.

Selamat, penulispun jujur ikut deg-degan lho.

Bravo Prass…..!!!!!!!