AP250cc Seri 1 ARRC Malaysia 2019, Dibalik Perjuangan Super Extra AM Fadly Tembus Podium

3324
sss

OtomotifZone.com-Sepang. Dua kali podium Seri 1 Asia Road Racing Championship sirkuit Sepang, Malaysia hasil race 1 kemarin (9/3) dan race 2 hari ini (10/3) sebuah perjuangan yang sangat melelahkan jika tahu. Melawan gempuran team-team Honda bukan hal mudah untuk terus ada di posisi 1-3. Apalagi team pabrikan dengan support langsung dari Jepang.

RC3 Products

Dalam dua race yang sudah dijalani upaya Fadly 200% betot gas dan cara pacu mengendarai Kawasaki Ninja 250 melebihi batas dari rider lainnya. Push on the limit..

Pola balap dadi strategi dan manuver juga lebih ngoyo. Di straight kalau nggak mau ketinggalan harus berusaha cepat mengekor buritan depannya setelah keluar tikungan. Titik pengereman lebih di buat smooth agar tenaga mudah di kail kembali. Strategi paling terlihat di chamber sebelum ketemu straight ke tikungan terakhir. Tempat dimana Rossi menjatuhkan Marquez 2015 silam.

Fadly selalu ambil sisi luar dengan rencana motor bisa lebih nggloyor karena throtle bisa sedikit di gantung dan lebih awal buka gasnya. Dengan cara itu dia bisa ketemu pantat lawan buat curi angin.

Tekan terus menekan. Race 1 dia mampu overtake Lucky Kaddi setelah curi angin. Sayang, di tengah tikungan sebelum keluar dia alami slide roda belakang. Memaksa terus dalam kecepatan mau nggak mau harus menginjak rumput dan tanah. Berusaha tetap panteng gas Fadly kalah dalam adu lurus dengan Lucky.

Di race 2 juga demikian. Walau pertengahan lomba sempat mengendur. Caranya membawa Motor bernomor 108 tersebut di paksa terus sampai maju ikut pertarungan Muklada Sarapuech dan Lucky Kaddi.

Sama seperti strategi di lap terakhir race 1. Setelah curi angin Fadly overtake Muklada. Lebih banyak belajar agar motor tak melebar dan menutup celah untuk pembalap cewek asal Thailand tersebut.

Namun usaha gigihnya di kalahkan kencangnya motor CBR 250cc Muklada. Kecewa pasti. Tapi Fadly tetap menyukai hasil race 2 juga mengapresiasi kerja mekanik.

Adu kencang di straight..kalah power.

“Masih kalah banget. Tapi nggak banget-banget sih. Makin kesini motor ya makin improve sebenarnya. Push on limit, soal ini kalianlah yang menilai. Saya tidak bisa menilai diriku sendiri. Hehe..”kata Fadly kepada OZ.

Fadly, keluarkan strategi push on limit.

Race 1 kalau tidak alami slide mungkin bisa juara. “Race 2 sampai kurang tiga lap saya berusaha mengejar. Walau akhirnya saya kembali di podium kedua. Terima kasih buat team, sponsor dan kerja keras mekanik Manual Tech.” ungkap Fadly yang menjadi pembalap berhasil menapaki double podium di kelas AP250cc.

Usaha untuk selalu di podium. Kini pimpin klasemen sementara AP250.

Straight panjang musuh utama Fadly. Apapun hasil Seri 1 ini Fadly ada di pucuk Klasemen sementara dengan poin 40. Selisih 10 angka dengan Lucky Hendriansya yang di race terjatuh dan finish pos 11.

Penulis : Hafid | Foto : ARRC, Hafid