AMC Seri Perdana Shah Alam 2019 : 3 Pegokart Indonesia Podium Di Malaysia

1012
Kimi Rae (kiri) dan Malik Bintang (kanan) 2 pegokart Indonesia Podium
Kimi Rae (kiri) dan Malik Bintang (kanan) 2 pegokart Indonesia Podium
sss

OtomotifZone.com-Shah Alam, Malaysia. Laga perdana Asia Max Challenge 2019 yang digelar Minggu kemaren (10/3) di Shah Alam Karting Circuit Malaysia masih memberi ruang para pegokart Indonesia untuk mendulang point.

RC3 Products

2 dari pegokart 3 Indonesia dikelas Micro Max meraih podium setelah harus melewati race ketat yang digelar sehari, membuat para pembalap belia ini juga pasti didera kelelahan, 5 sesi race harus dilakoni Kimi Rae Fitriansyah, Malik Bintang dan Rafael Kamal, ketiga pegokart Indonesia ini harus besaing ketat dengan 13 pegokart Asia lainnya dikelas ini.

Kimi Rae dan Temi (orang tua)
Kimi Rae dan Temi (orang tua)

Hasil perjuangan keras dilaga final, Kimi Rae Fitriansyah akhirnya mampu menapaki podium 4 disusul Malik Bintang diposisi 5, sementara Rafael  Kamal finish diposisi 8. Dari ke-3 pegokart Indonesia ini yang terlihat paling konsisten adalah Kimi Rae, tentunya disamping punya jam terbang lebih dahulu dari 2 pegokart Indonesia lainnya diajang International, Kimi juga lebih dahulu mengenal karakter track Shah Alam, konsisten Kimi terlihat dari catatan race by race sejak Qualifying hingga final. Kimi meraih waktu terbaik diposisi 4, kemudian menempati posisi 3 dan 4 saat heat 1 dan 2, sementara posisi 4 tetap bertahan diraih saat race prefinal dan Final dan diikuti Malik Bintang yang terus menguntit Kimi kecuali saat qualifying, dirinya berada diposisi 10.

Malik Bintang dan Mursid
Malik Bintang dan Mursid

Sebetulnya Rafael Kamal mempunyai peluang cukup besar untuk podium jika melihat hasil qualifying, dimana pegokart nomer start 53 ini mampu meraih posisi 3, namun 2 laga heat, harus terlempar diposisi 15 dan posisi 17, namun saat prefinal mampu memperbaiki posisi dan finish diposisi 6, namun hasil final harus puas diposisi 8, namun hasil tersebut menjadi acuan saat laga di seri selanjutnya.

Dikelas DD2 Senior. ternyata hanya Senna S Noor yang turun dikelas ini dimana sebelumnya Nathanael yang masuk dalam daftar pembalap yang ikut race ternyata tidak nampak dalam race Asia Max Challenge 2019 kemaren, membuat Senna SN harus berjuang sendirian.

Begabung dalam team Element Racing meski  terlihat dan tercatat MBG sebagai entrant team, Senna dilaga perdana belum menemukan performa prima, hal tersebut melihat hasil qualifying yang hanya menempati posisi 9 tercepat dari total 13 pegokart Asia, Heat 1 mengalami crash dengan Amer Harris dan harus puas finish diposisi 10, nasib kurang baik rupanya dialami lagi juara bertahan DD2 Asia ini, Senna harus pasrah tidak bisa melanjutkan perjuangannya setelah mengalami tabrakan dengan Wahyu asal Singapura.

Senna SN podium 4 kelas DD2 Senior
Senna SN podium 4 kelas DD2 Senior

2 kali mengalami benturan karena crash di 2 heat, Senna harus berjuang di prefinal dengan konsisi chasis bengkok, melihat kondisi seperti itu, Senna realistis untuk mengamankan point final daripada harus memaksakan diri saat prefinal, membuat Senna keluar track saat race berlangsung 5 lap. Rupanya strategi menyimpan tenaga, dan menyelamatkan chassis lebih parah bisa dibuktikan Senna saat final.

Meski start diurutan 11, masuk lap 2 Senna langsung memperbaiki posisi 9, naik 2 tingkat dari saat start, lap 3 Senna kembali mengovertake lawan dan berada diposisi 8 hingga betahan 2 lap sebelum akhirnya kembali mampu memperbaiki posisi berada di urutan 7 setelah lap 5, konsistensi dan jaga ritme race Senna akhrinya kembali memperbaiki posisi dan  berada di urutan 6 saat lap 9.

Berkat kesabaran dan menunggu waktu yang tepat, lap 13 Senna sudah berada diposisi 5, tidak buru-buru dan semakin tenang dipertahankan selama 3 lap, akhirnya Senna kembali memperbaiki posisi 4 dilap 16 dan posisi tersebut bisa dipertankan hingga bendera finish dikibarkan, podium 4 sudah dilakukan dengan perjuangan keras dan harus merelakan point saat laga prefinal. Perjuangan yang patut diacungi jempol.

Selamat untuk para pegokart Indonesia.

Penulis : Edi Batrawan | photo : Benjamin.