INDOMATIC Subang 2019 : Wawan Wello Momok Menakutkan di Kasta Matic 116 STD

4027
sss

OtomotifZone.com – Subang. Mungkin sedikit keanehan terjadi pada DAYTONA INDOMATIC CHAMPIONSHIP 2019 putaran 2 yang berlangsung (23/3) di Sirkuit Gerymang Subang, Jawa Barat. Wawan Wello turun di kelas Matic. Dan dirinya menjadi momok menakutkan di kelas yang selalu ada di ajang balap motor roda dua di setiap daerah.

New RC3 Products

Wello turun di beberapa kelas Matic INDOMATIC 2019 putaran 2 ini. Pada putaran pertama dirinya hanya turun di kelas motor sport dan Bebek. Tapi pada putaran 2 ini dirinya turun juga memanaskan persaingan di kelas Matic.  Dan pada kelas Matic 116 STD dirinya berhasil menjadi juaranya

“ Ya mas saya turun di kelas Matic pada putaran kedua. Sebelumnya saya tidak turun. Tapi saya main di putaran 2 ini. Sedikit kaku dengan bawa Matic tapi ini menjadi pengalaman saya. Saya sudah lama tidak main matic. Terakhir tahun 2016 mas saya main. Dan sekarang main lagi kaku,” ujar Wawan Wello langsung ditemui OtomotifZone.com

Lanjutnya,” Kaku dalam arti beloknya mas. Saya susah tidak seperti kalau lagi pakai motor bebek. TIdak bisa rebah mas. Itu saja si kesulitannya. Dan saya juga tidak setting motor atau latihan. Langsung gas saja. Ditambah motor kebantu kencang mas. Saya main rilek aja makannya bisa tinggalin lawan,”

Selain itu, hadirnya Wello di kasta Matic benar benar menjadi momok menakutkan bagi peserta lainnya. Beberapa pembalap kewalahan meladeni sepak terjangnya di kelas Matic ini. Mereka sangat mewaspadai sepak terjang Wello ketika di lintasan meski membawa motor Matic.

“ Kayaknya dia bawa motor Matic tidak kesulitan meski jarang bawa. Kejar dia susah juga mas. Tidak tau kenapa dia terus menjauh di setiap tikungan dan di setiap lapnya. Padahal linenya dia aneh loh acak acakan mas. Dan motor saya juga ada masalah pada per cvtnya,” jelas M. Akbar yang berada di posisi kedua dibelakang Wello.

Akbar yang tempel ketat Wello tetap tidak bisa kejar Wello meski dirinya sudah hafal dalam bicara Sirkuit Gerrymang Subang. Tidak hanya Akbar, tapi Asep Bedun yang berhasil finish di posisi ketiga juga kewalahan atas sepak terjang Wello.

“ Wah Wello sulit dikejar mas. Dia punya keuntungan mas dari bobot berat badan. Dia enteng banget. Padahal di beberapa tikungan dia pelan. Tapi pas trek lurus dia bisa lepas mas,” tutup Bedun

Penulis : Dewantara | Foto: Bauk & Difa