Kejurnas Eshark Seri 3 2019 : Prassetyo Hardja Double Winner

56
Kemenangan Prass dikelas Senior
Kemenangan Prass dikelas Senior
sss

OtomotifZone.com-Sentul. Bogor. Pecah telor, itu kata yang pas bagi Prassetyo Hardja diajang Kejurnas Eshark Indonesia Karting Championship 2019, seri 3 ini menjadi seri pembuka Prass sapu bersih 2 kelas sekaligus yang diikutinya.

New RC3 Products

Hasil podium 1 diputaran pertama dan harus menelan pil pahit diseri 2 karena kendala teknik, akhirnya Minggu sore tadi (31/3), Prassetyo Hardja sapu bersih podium tertinggi, baik Shifter 150 cc dan kelas Senior.

Laga final dalam kondisi guyuran hujan lebat dan seluruh track basah dan COC memutuskan wet race, Prassetyo Hardja hanya sempat kehilangan dilap awal karena telat start dan sempat disusul Senna SN ditikungan pertama namun akhirnya mampu memperbaiki posisi kembali, Prass akhirnya mampu meraih podium tertinggi diikuti Senna SN diposisi ke-2.

Tegang dilap awal kelas Shifter 150
Tegang dilap awal kelas Shifter 150

Pertarungan keduanya sangat seru dan menarik, kemungkinan saling overtake sebetulnya bisa terjadi jika para pembalap gearbox yang diovertake tidak mengganggu lajunya kedua pembalap tersebut, Senna SN 2 kali harus berjibaku dengan para pembalap gearbox yang tidak berusaha memberi jalan, dan akhirnya gapnya tidak serapat hingga 2 lap sebelum finish.

Kemenangan ke-2 diraih Prass dikelas Senior, formasi 6-6-5 di 3 laga sebelumnya diraih juara Asia X30 dan Rotax ini, hanya menempati posisi tercepat ke-6 di qualifying dan menempati posisi yang sama di heat, Prass akhirnya  kemudian memperbaiki posisi ke-5 saat laga prefina, ke-3 race tersebut dilakoni dalam kondisi track kering dan panas.

Prassetyo Hardja juara Shifter 150
Prassetyo Hardja juara Shifter 150

Penulis sudah memprediksi, jika race diguyur hujan, masuk nominasi podium tertinggi akan diraih Zahir Ali atau Prass, dan akhirnya pelajar SMU Kesatuan kota Bogor ini menjadi yang terdepan setelah harus sabar menunggu waktu yang pas mengovertake lawannya, karena dalam laga final Prass start diposisi 5 dari hasil prefinal, namun pengalaman saat laga dalam kondisi hujan sering dijalani Prass diajang internasional, membuat final Eshark Indonesia karting Championship 2019 putaran 3 ini menjadi makanan empuk, tentunya juga berkat kejelian sang mekanik  melakukan set up gear dan lainnya sehingga Prass memberikan yang terbaik.

Prassetyo Hardja, Handi Hardja (orang tua) dan Mekanik
Prassetyo Hardja, Handi Hardja (orang tua) dan Mekanik

“Akhirnya seri 3 ini saya bisa double winner, juara kelas Shifter 150 dan kelas Senior, perjuangan berat tentunya dikelas senior, gokart saya tidak dalam kondisi maksimal, namun berkat kerja keras mekanik, saya akhirnya bisa meraih 2 kemenangan ini”, tukas Prass usai race.

Raut kegembiraan juga terpancah dari kedua orang tua Prass dan mekanik yang menyaksikan langsung laga final, “akhirnya Prass pecah telor, semoga seri-seri berikutnya Prass mampu memberikan yang terbaik, kita sebagai mekanik sudah berusaha maksimal”, papar Bandrio, sang mekanik. “saya sangat bersyukur, Prass bisa meraih kemenangan 2 kelas sekaligus, terima kasih Tuhan, Prass dan mekanik”, papar Handi Hardja dan Ibu Neneng, kedua orang tua Prass.

Berapa telor lagi yang akan dipecahkan sisa 3 putaran lagi Prass…???

Penulis : Edi Batrawan | photo : Edi imola