Hadiah beberapa kelas Road Race Banjar tertunda..?? Ini Alasan Panitia..

768
Pemula Matic Race garapan IMB Banjar
Pemula Matic Race garapan IMB Banjar
sss

New RC3 Products

OtomotifZone.com – Banjar. Seharusnya gelaran balap motor bertajuk Banjar Pemula Matic Race 2019 awalnya akan digelar 30-31 Maret lalu, namun konstelasi suhu politik yang meninggi, akhirnya event tersebut diundur tanggal 20-21 April lalu. Namun, secara mendadak kembali pihak kepolisian tidak mengeluarkan ijin penyelenggaraan terkait dengan alasan karena waktunya berdekatan dengan pelaksanaan pemilu serentak, hingga akhirnya terpaksa kembali diundur. Dan baru pada Jumat-Sabtu, 3-4 Mei kemarin baru bisa digelar, itu pun dengan waktu yang diluar kebiasaan event balap digelar yaitu hari Jumat dan Sabtu karena pada hari Minggu bertepatan dengan dimulainya awal puasa bulan Ramadhan 1440 H.

Dengan 2 kali mundurnya jadwal agenda balap ini, tentunya sangat berimbas pada gelarannya. Yaitu di soal jumlah peserta yang hanya diikuti sekitar 202 starter, serta jumlah penonton yang terlihat sangat sepi. Ini pula yang jadi kendala dan masalah pada event garapan Ikatan Motor Banjar (IMB), terutama di soal hadiah atau uang pembinaan bagi pembalap, minimnya pembalap yang berpartisipasi pada event tersebut karena banyak pembalap yang menarik kembalii uang pendaftaran karena takut eventnya mundur atau bahkan batal seperti rencana sebelumnya.

Surat perjanjian penyelenggara dan peserta

Hal itu terlihat pada saat pembagian hadiah yang berlangsung pada sore hingga petang hari, harapan banyaknya peserta dan penonton yang berlimpah rupanya tidak menjadi kenyataan. Saat itu ada sekitar 6 kelas lagi serta 3 juara umum yang masih belum selesai terbayarkan untuk mendapatkan uang hadiah pembinaan sesuai hak pembalap. Meskipun demikian, secara tegas pihak IMB sebagai penyelenggara juga secara resmi dan tertulis dalam surat perjanjian bermaterai menyatakan akan bertanggung jawab dengan kurun waktu antara satu hingga dua hari dalam menyelesaikan kekurangan hadiah bagi pembalap yang belum menerima hadiahnya, dan jika dalam kurun 7 hari kerja tidak ada realisasinya, penyelenggara siap dilaporkan kepada pihak berwajib, itu bentuk tanggung jawab yang dilakukan promotor gelaran.

“Pada intinya memang ini sedikit berimbas dari mundurnya jadwal event dan secara profesional kami pun harus tetap melanjutkan balapnya dengan jadwal yang diundur ini. Untuk kendala di soal hadiahnya akan kita selesaikan semua dengan meminta waktu hingga dua hari ke depan setelah event selesai, ini semua karena kami memang cinta otomotif, apapun resikonya tetap harus kita jalani”, ujar Ir. Soedrajat atau lebih akrab disapa kang Ajat Doglo.

Ir. Ajat "Doglo" tokoh otomotif Banjar
Ir. Soedrajat ketua IMB

Dari adanya kejadian ini ada perwakilan dari pihak pembalap, kemudian disaksikan oleh Zamaludin, Racing Committe (RC), dan Rian Hidayat, selaku ketua juri lomba dari IMI Jabar serta penyelenggara ikut menandatangani surat pernyataan isinya untuk menyelesaikan permasalahan di soal pembagian uang hadiah bagi yang belum menerima. Secara SOP, Juri pun sudah menanyakan tentang kesiapan uang hadiah kepada penyelenggara saat hari Jum’at (3/), dan mendapat jawaban positif dari panitia.

“Seharusnya pihak penyelenggara harus sudah siap untuk bikin event apalagi dengan hadiah yang sampai ditunda seperti ini. Saya memang asli Banjar, tapi selain ada tim dan juga pembalap lain dari luar daerah pastinya kasihan dan akan berimbas juga untuk event ini ke depannya,”kata Agoes Chiken, pembalap putra daerah Banjar dan beberapa komentar serupa dari beberapa pembalap yang merasa kecewa tentang “terundanya” hadiah, “Daftar aja kita cash, masa hadiah dianjuk (hutang), promotor harus siap dong mau rugi atau untung itu sudah menjadi resiko penyelenggara”, sungut beberapa pembalap yang menghubungi penulis lewat Wa dan berbagai status dimedia social.

Pihak penyelenggara saat dikonfirmasi oleh OtomotifZone.com pun menyatakan akan bertanggung jawab penuh dengan adanya kejadian ini.
Berkaca dari kejadian tersebut, promotor memang harus siap rugi dan tentunya siap dana, jika peserta dan penonton yang diharapkan menjadi target income ternyata meleset jika kehadiran sponsor tidak berpartisipasi, faktor mundurnya event juga menurunkan faktor trust dari para pembalap. Panitia sudah siap bertanggung jawab sesuai yang dijanjikan, semoga setelah masalah tersebut terselesaikan, pihak yang dirugikan juga secara sportif memberi apresiasi atas tanggung jawabnya tesebut.

Semoga setuju, guys.

Penulis : Edi Batrawan | Photo : Radian “Obeth” Jatnika dan dok OZ