IAME Asia Seri 2 Bira 2019 : Prassetyo Hardja Podium 3 Meski Baru Dengan Adaptasi Chassis CRG

612
Prassetyo Hardja podium 3
Prassetyo Hardja Podium dengan chassis CRG
sss

OtomotifZone.com-Bira, Thailand. Berkat prestasinya didunia karting internasional selama ini, membuat pabrikan chassis karting kelas dunia mendaulat dan mengontrak Prassetyo Hardja menjadi pembalap pabrikan CRG untuk terjun selama satu tahun dikancah karting Asia.

New RC3 Products

Seri 2 IAME Asia 2019 yang digelar di Bira international Karting Circuit, Pattaya, Thailand, Sabtu-Minggu ini, 11-12 Mei 2019, Prass memang benar-benar balap pertama kalinya menggunakan chassis berwarna orange ini dikelas senior. Butuh adaptasi serius memang, tidak mudah bagi juara Asia berturut-turut ini menaklukannya, dan setingan terbaik dari beberapa kali practice di Bira ini, dihasilkan saat qualifying practice dengan menempati posisi 3.

Hasil meraih posisi 2 di 2 heat dan menempatkan jebolan SMA Kesatuan Bogor yang mendapat beasiswa penuh dari Binus Jakarta ini start diposisi 2 saat prefinal yang diraih dari pengumpulan heat sabtu kemaren (11/5), hasil tersebut konsisten diraih saat prefinal digelar Minggu siangnya.

Wet race diberlakukan saat final, guyuran air hujan yang tidak deras memang membuat mekanik harus bergegas ganti ban basah dan Prass pun melakoninya, selama hampir 5 lap terus mengikuti Amer diposisi 2 sebelum akhirnya mampu mengovertake pembalap DRM Malaysia ini, sebelum akhirnya harus pasrah saat keluat mickey mouse kembali diambil alih oleh pegokart lainnya, dan harus pasrah berada diposisi 3.

Beberapa lap bertahan diposisi 3 sebelum akhirnya mampu diovertake pegokart Singapore Frederick Lee namun Prass tidak begitu mengacuhkan karena terlihat bumper down, dan Prass tetap bertahan dibelakangnya, dan betul, saat finish dan dilakukan scruutineering, pegokart Singapure mendapat hukuman pinalty, dan Prass meraih podium 3.

“Ini sudah hasil maksimal, gokart saya belum maksimal ditikungan mati, bottomnya tidak responsif saat keluar tikungan, tapi so far, saya sudah berusaha semaksimal mungkin”, papar Prass saat usai meraih trophy.

Berdoa sebelum race selal dilakukan

Hal senada juga diakui Bandrio, sang mekanik, “kita sudah berjuang keras beberapa hari untuk set up chassis baru ini, setingan baru ketemu saat qualifying, kondisi finall hujan juga gambling sebetulnya memasang gear, kondisi lintasan yang licin membuat saya membuat keputusan untuk menggunakan gear yang menurut saya pas dipakai saat race, tapi apapun hasilnya, itu yang sudah maksimal kami lakukan, semoga seri-seri selanjutnya Prass bisa tampil dengan hasil lebih baik lagi”.

PrassetyoHardja bersiap overtake lawan

Adaptasi dengan hal baru memang butuh waktu, namun meski baru mengenalnya, Prass masih mampu membuktikan dengan raihan podium.

Selamat Prass.

Penulis dan photo : Edi Batrawan