Dijuluki Si Bonsai Modifikasi Jupiter-Z Custom Ini Makin Ciamik Dengan Variasi RCB

707
sss

OtomotifZone.com – Jakarta. Istilah bonsai ini disematkan oleh Robby Ganie, selaku Quality Control Product dari parts variasi asal Malaysia berlabel RCB pada ubahan modifikasi berbasis Yamaha Jupiter-Z lansiran tahun 2005. Pastinya sangat berbeda dari wujud asli motor yang dahulu pernah beken dengan bintang iklan komedian Komeng dan Valentino Rossi tersebut, karena tampilannya kini malah terkesan unik.

New RC3 Products

Jika menyimak dari tema modifnya ini lebih condong pada aksen kental bergenre retro custom, yang dipadukan dengan style bergaya minibike. Makin berasa elegan terpancar pada pemasangan beberapa parts variasi RCB sebagai pendukung tampilan motor, dan terlihat makin fashionable. Tengok saja dari segi detail parts bodinya yang hampir 90 persen sudah dipermak sendiri oleh Robby Ganie.

Handle Rem RCB

“Parts variasi RCB ini memang PNP alias plug and play, meskipun dari sudut pandang para modifikator hal itu dirasa kurang menantang. Pasalnya acuan modif custom justru mempunyai tingkat kesulitan tersendiri, yaitu disaat membangun suatu karya modifikasi,”ujar Robby Ganie.

BODI CUSTOM. Jika mendengar kata bonsai pastinya langsung terfikir pada istilah tentang seni dalam merangkai atau menghias tanaman biasa pada umumnya, yang populer di Jepang. Namun dalam prosesnya dibuat menjadi lebih kecil atau seperti miniatur, dan untuk pertumbuhan tanaman tersebut dibikin tetap hidup seperti biasa. Begitu pula dengan istilah bonsai yang dilakukan oleh Robby dalam merestorasi modifnya kali ini.

Kesan rada frontal makin kentara dengan tampang Jupiter-Z saat ini yang sudah dirombak total. Bagian main frame alias rangka bagian depan bawaan asli motor, mulai dipermak ulang dengan memangkas sekitar 7 cm. Selanjutnya pada bagian subframe atau sasis belakang juga dicustom lagi, kali ini pasangkan rangka anyar dari bahan pipa stainless ukuran diameter 26mm dengan tebal sekitar 2mm. Untuk ukuran ini sudah dirasa pas oleh Robby, karena disesuaikan pula dengan riding positionnya. “Bagian dari bodi utama motor sengaja dibikin ceper dan terlihat kuntet biar nampak padat berisi,”cuap Robby yang berkantor di kawasan Citra Raya Utama Barat, Ruko Griya Harsa Blok I-10 No 6, Cikupa, Tangerang.

SAMSUNG CSC

Kesan retro custom lebih ditekankan pada segi tampilan motor terutama pemasangan beberapa part items. Area kemudi alias stangnya dari bahan pipa seamless diameter 25mm, dan dibentuk agak menjuntai ke atas. Lalu untuk setirnya pakai dari variasi merk PSM.

PEREDAM KEJUT RCB. Agar lebih nyaman di saat riding, kaki-kaki juga ikut dibenahi. Peranti lengan ayun atau swing arm aplikasi dari miliknya Kawasak Kaze, namun sebelumnya dirombak ulang dengan memangkas ukuran panjangnya sekitar 90mm. Kemudian ditancapkan pelek ori bawaan dari Yamaha NMax yang berukuran 300 dengan ring 13 pada bagian depan, sedangkan belakangnya ukuran 350 ring 13. Kedua peleknya itu dibalut karet ban dari produk Zeneos. Tampilan kaki-kaki tersebut makin terasa padat dan gambot.

Kedua batang sokbeker tetap pakai bawaan asli Jupiter-Z. Hanya saja as sokbekernya ini dari kepunyaan Suzuki Satria FU 150, namun sudah dipangkas ukurannya sekitar 5 cm. Peredam kejut atau sokbekernya menggunakan brand RCB type RB 2 plus dan posisinya dibuat agak miring 38 derajat. Ragam variasi berlabel RCB juga terpasang pada peranti detail lainnya, seperti footstep dan beberapa pernak-pernik lain. Ini yang menjadi daya tarik tersendiri dan sesuai apa yang diharapkan oleh Robby.

DETAILING & FINISHING.
Di soal detail dan juga finishing makin terlihat rapi jali, karena semua aksen tampilannya dibuat semaksimal mungkin. Lihat saja di sekitar area swingarm perpaduan warna kontras dari efek hitam mengacu pada proses EDP (Elektronik Disposition Painting). Robby menjelaskan jika istilah ini didasari pada sistem pengecatan model celup, namun ada unsur kelebihannya yaitu bisa tahan panas hingga 140 derajat dan anti gores.

Di sektor mesin diberikan efek pelaburan dengan sistem sandblast agar terlihat lebih bersih. Dalam hal modifikasi Robby juga selalu mengusung konsep mesin yang normal dan layak jalan. “Motor ini juga kerap ikutan ajang kontes modifikasi, jadi mesin harus jalan dalam artian bukan pajangan saja,”sebut Robby.

MESIN. Bagian pengabut bahan bakar alias karburator dipasangkan dari merk UMA Racing 28mm, lalu untuk pengapiannya atau bagian CDI juga dari merk yang sama yaitu UMA type IMC digital. Tangki bekas mesin potong rumput lantas dialih fungsikan menjadi wadah atau box untuk hawa mesin.

Finishingnya di sekujur cover body dilapisi oleh cairan cat dengan efek candy berwarna biru, yang jadi kelir identik dari pabrikan motor berlogo Garputala ini.