Angkat Budaya Khas Suku Dayak Jadi Tema Modif Honda Scoopy Asal Puruk Cahu Ini

103
sss

OtomotifZone.com – Kalimantan Tengah. Aditya Febrian merasa sangat bangga karena terlahir sebagai putra daerah asli Kalimantan Tengah, yang menjadi bagian dari salah satu suku Dayak yang merupakan penduduk asli tanah Borneo. Sebagai bukti kecintaannya tersebut nampak jelas terlihat dan diwakili pada ubahan modif dengan mengandalkan Honda Scoopy miliknya, yaitu dengan tampilan gambar dari beberapa ciri khas dan aktifitas Suku Dayak pada sekujur cover bodi matik lansiran tahun 2014 ini.

New RC3 Products

Menurutnya alasan untuk mengangkat etnik kultur budaya Dayak ini sebagai gambaran bagi generasi muda sekarang, bahwa di Indonesia ini banyak terdapat suku bangsa diberbagai daerah atau kepulauannya. Dan salah satunya adalah Suku Dayak yang identik sebagai penduduk asli dari Pulau Kalimantan. Makanya, Adit langsung terapkan tema modifikasi yang disertai laburan motif airbrush dengan corak budaya Dayak.

Untuk mewujudkan itu semua, Adit lantas rela order jauh sampai ke pulau Jawa, tepatnya ke bengkel cat Tom’s Paint Airbrush di kawasan kota Sidoarjo, Jawa Timur. Sesuai keinginannya, di bagian sudut detail bodi Scoopy diberikan motif tentang kehidupan suku Dayak seperti adanya sosok wanita tua yang memiliki bagian ujung telinga bawahnya memanjang.

Tidak hanya itu, juga ada gambaran sosok wanita muda Dayak dengan paras wajah yang sangat cantik dan berkulit kuning langsat. Juga tentang kehidupan warga Dayak di pasar terapung sungai serta yang menjadi ikon dari Pulau Kalimantan yaitu gambar burung Tingang.

Konsep modif yang dipilih oleh Adit ini lebih condong bergaya retro elegan. Agar makin ngepas dengan tema modifnya, Adit pun menambahkan beberapa peranti detail variasi pada Scoopy. “Rem saya pasangkan cakram berlabel Sunstar serta kalipernya dari Brembo. Filter karbu merk Panom Thai, handle dari merk Bikers. Dan masih banyak lagi segala pernak-pernik lainnya,“ ujar Adit yang tinggal di Jl. Ahmad Yani No. 159, Kota Puruk Cahu, Kalteng.

Sektor di area kaki-kaki juga turut dibenahi agar makin terlihat pangling. Jika bawaan asli Scoopy masih menerapkan ukuran pelek dan ban ring 14 inch, kali ini di ganti dengan pelek serta ban lebih boncel alias kuntet yaitu ring 12 inch. “Ukuran ini kayak punya Scoopy injeksi model baru sekarang, tapi saya pakai pelek model monoblok,” sebut Adit.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Data Modifikasi :

Ban depan/belakang : Swallow 90/90-17
Sok depan : 7Speed
Sok belakang : G@zi
Knalpot : Tsukigi
Footstep : GTR