Dibikin Scrambler Biar Kekar, Ninja Nopekgo Ini Jadi Makin Macho

55
Kawasaki Ninja 250 (4)
sss

OtomotifZone.com – Palangkaraya. Dilihat dari wujud aslinya, tampang Kawasaki Ninja 250R FI memang sudah bergenre tipe motorsport tulen. Tentunya ditunjang dengan karakter khas motor yang tampil sporty dan dinamis, serta ditopang kapasitas mesin besar yaitu nopekgo alias 250 cc.

New RC3 Products

Tapi semua ini masih dianggap kurang mumpuni bagi M. Saiful Anam, dan merasa perlu rombak lagi tampilannya biar kental dengan aksen tipe laki banget alias macho. Untuk itu harus dipermak lagi ubahannya dengan mengacu pada model custom yang makin kekar. Pilihan jatuh pada konsep scrambler.

Rangka tengah sengaja dibuat model kosong

“Si pemilik minta konsep scrambler. Selain jadi besutan andalan, juga suka iseng tampil mejeng di ajang kontes modifikasi motor,” ungkap Fransisco punggawa bengkel modifikasi Toretto Garage, yang bertugas permak tampang Ninja lansiran tahun 2008 ini.

Untuk kejar aksen modif custom dengan acuan ala scrambler, Frans yang turut dibantu oleh Angga, rekannya di bengkel, fokus rombak bagian rangka. Kerangka tulang asli bawaan Ninja hanya sebagian yang tetap dipertahankan, dan sisanya ganti baru. Sub frame alias rangka tengah ke belakang dari rangkaian potongan pipa seamless ukuran 22 mili. Pada bagian belakangnya kena papas sekitar 25 cm supaya lebih singset dan tidak terlalu panjang.

Tangki copotan Kawasaki W175

Acuan modif scrambler yang diusung ini dari motor Triumph. Lebih lanjut ubah lagi peranti detail lainnya seperti tangki copotan Kawasaki W175, sehingga tampilan jadi makin kontras sesuai konsep. Kedok lampu juga model custom berbahan plat yang lantas ditopang dengan penerapan dua buah lampu. Setang kini diganti model baplang sehingga menambah aksen agak melebar dan sesuai postur Saiful saat berkendara.

Swingarm alias lengan ayun diganti custom model bulat. Dalam pengerjaan lengan ayun ini dibikin sesuai dengan jarak sumbu roda dan area sasis belakang, agar saat diterapkan hasilnya tidak goyang dan tetap berputar seimbang. Pada bagian rangka tengah tampak adanya rongga kosong yang berbentuk segitiga. Menurut Frans, itu memang disengaja.

Pemasangan dobel knalpot bikin tampilan jadi eksentrik

“Supaya tidak terkesan penuh dan ada sedikit ruang. Yang jelas ingin tunjukkan bagian pengelasan di area tersebut. Karena jika dilihat lebih detil secara dekat, hasilnya sama dengan proses las dari pabrikkan,” sebut Frans yang buka workshop di kawasan Jl. Galaxy Raya, no. 387, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Pelaburan warna pada motornya ini kreasi dari bengkel Ichoel Airbrush, yang buka gerai di Jl. Sakan, Palangkaraya, Kalteng. Baluran kelir dominan hitam metalik dan sedikit motif silver di bagian tangki. Sehingga menambah aksen ngepas dengan tema scrambler.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Data Modifikasi :

Pelek depan : DFT 2.50×17
Pelek belakang : DFT 3.50X17
Ban depan : Shinko E-805 130/80-17
Ban belakang : Shinko E-805 150/70-17
Jok : MB-Tech
Knalpot : Stainless dual silinder
Cakram : PSM double disc
Kaliper : NUI Racing
Master rem : Kawasaki ER-6
Sok depan : Black diamond
Sok belakang : Ohlins