Aspal Baru Sentul Karting : Gairah Baru, Pangkas Waktu 2 Detik

192
Nuansa segar Sentul International Karting Circuit Bogor
sss

OtomotifZone.com-Sentul. Setelah praktis hampir 2 bulan rehat dari hingar bingar karena SIKC-Sentul International Karting Circuit sedang bersolek diri, gairah baru pun langsung bermunculan.

New RC3 Products

Pengaspalan ulang dan penataan hospitality dan lingkungan Sentul kecil ini memang menjadi cerita seru, bukan hanya bagi para mekanik yang dalam persiapan jelang Rok Cup Asia Zone putaran 3 dan Eshark Indonesia Karting Championship 2019 putaran 4 yang usai digelar Minggu kemaren (30/6) stress karena sudah mendapat setingan baru untuk engine dan chassis, juga menjadi tantangan seru bagi para pembalap.

Sesi photo kelas Mini

Terpangkasnya waktu 2 detik kecil diaspal baru ini menjadi gosip dan cerita seru dikalangan para pelaku karting Indonesia, baik mekanik, pembalap, maupun pemerhati karting pada umumnya, terbukti secara shahih bin benar, rekor best time 52.834 detik yang diciptakan Eris Mahpud dikelas Expert saat Eshark putaran 3 akhir Februari lalu, akhirnya dipatahkan oleh Haridarma Manopo dengan waktu 50.766 detik dan waktunya tergradasi 2.068 detik, waktu tersebut penulis ambil dari hasil qualifying, kenapa patokannya dari time qualifying, karena penentuan awal race bermula dari sini.

Senna SN bermanuver di track mulus

Selisih dan meningkatnya kecepatan sebelum dan sesudah overlay atau pengaspalan baru juga terjadi disemua kelas, kita awali dari kelas senior Rok, dimana Muhammad Harits mampu memangkas dan mematahkan waktu terbaiknya yang diciptakan sendiri diseri sebelumnya dengan waktu terbaik 51.493, diseri 4 Eshark kemaren, Harits meraih waktu terbaik 50.013 detik dan memangkas waktu 1,480 detik dan disusutkan kembali saat final dan pecahkan Silvano Christian dengan waktu 49.657 detik, dan kembali selisihnya hampir 2 detik, tepatnya 1.836 detik.

Begitu juga dikelas lainnya, Gael Julien mematahkan waktu terbaiknya sendiri dengan selisih 1.648 detik lebih cepat dari waktu seri sebelumnya dengan perolehan waktu 51.954 dan diberbaiki diseri kemaren dengan catatan waktu 50.309, begitu pula dikelas Mini, hasil terbaik Kanaka Azarel Gusasi 58.556 diseri 3, dipertajam Aditya Wibowo dengan selisih waktu 1.336 detik lebih cepat, tepatnya 57.220 detik.

Prassetyo Hardja melewati ttrack lurus

Pemangkasan waktu hampir 2 detik juga terjadi dikelas Shifter 150, dimana Senna SN dilaga sebelumnya sebelum sirkuit Sentul dengan kondisi aspal bersemen, juara Asia ini meraih waktu 52.158 detik, di event seri 4 kemaren, dipertajam sang juara kelas ini Diptya Oktadewa dengan waktu 50.312 detik, lebih cepat 1,846 detik.

Melihat hasil tersebut, tentunya menjadi acuan baru bagi para mekanik dan pembalap untuk mendapat patokan setingan awal sebagai persiapan untuk turun dilaga-laga berikutnya, gairah dan semangatpun tumbuh tentunya.

Tajamnya waktu memang semakin menyeruak, terutama hadirnya beberapa pembalap senior Indonesia yang hadir melihat rekannya berlaga, dimana Ferrel Fadhil, Nabil Hutasuhut dan David ‘bad boy’ Sitanala juga tercengang dengan tepangkasnya waktu 2 detik, kenapa mereka tercengang???? tunggu saja gosip selanjutnya dari OtomotifZone.com.

Penulis : Edi Batrawan | photo : OZ