Marc Marquez Incar Target Juara di Jerman Untuk Samai Rekor Valentino Rossi

203
sss

OtomotifZone.com – Jakarta. Meski hanya naik podium urutan kedua di sirkuit Assen, Belanda, pekan lalu, namun hal itu tidak mempengaruhi posisi Marc Marquez yang masih tetap kokoh berada di puncak klasemen sementara perolehan poin MotoGP 2019 dengan torehan 160 poin.

New RC3 Products

Urutan kedua diduduki oleh Andrea Dovizioso yang mengumpulkan 116 poin atau selisih 44 poin, lalu posisi ketiga diraih Danilo Petrucci yang meraup 108 poin atau terpaut 52 angka. Di urutan keempat ada Alex Rins dengan 101 poin dan selisih 59 angka, di posisi kelima Valentino Rossi harus puas dengan 72 poin atau selisih 88.

Jelang putaran sembilan yang akan bergulir di sirkuit Sachsenring, Jerman, akhir pekan ini, (7/7), Marc Marquez juga punya target khusus yang jadi incarannya saat ini. Yaitu untuk samai rekor dari Valentino Rossi yang meraih gelar juara sebanyak tujuh kali secara beruntun di sirkuit yang sama.

Valentino Rossi meraih rekor tujuh kali juara secara beruntun di sirkuit yang sama yaitu di Mugello, Italia, pada musim 2002 sampai dengan 2008. Adapun rekor yang ditorehkan oleh The Doctor kala itu ketika musim 2001 hingga 2003, lalu tahun 2005 sampai 2007 dan musim 2009 hingga 2016, dalam tiga seri MotoGP Italia dan Spanyol. Sedangkan juara lainnya pada musim 2001 sampai 2002, musim 2004 dan 2006, serta musim 2009 hingga 2016 di MotoGP Catalunya.

Marquez pun memiliki catatan manis yang jadi bekal acuannya sekarang ini karena pernah meraih juara di Jerman. Bahkan ini pula yang membuat dirinya dinobatkan dengan gelar sebagai Raja Sachsenring. The Baby Alien berhasil merebut enam kali juara secara beruntun sejak tahun 2013 saat mulai menapaki karirnya di MotoGP.

Target yang akan diraih oleh Marquez saat ini bisa saja terwujud sejak awal musim 2019 jika saat balap putaran tiga di Austin, Amerika, tidak mengalami insiden yang membuatnya terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan.

“Semua orang mengatakan jika saya favorit juara karena saya terus menang pada beberapa kali terakhir ini, namun balapan ini tidak dapat diprediksi saat semua orang mengatakan hal yang sama ketika di Austin dan kenyataannya saya jatuh,” ungkap Marquez.

Penulis : Obeth | Foto : Redbull.com