Balas Dendam Terbayarkan, Prassetyo Hardja Juara X30 Senior Seri 4 Sepang 2019

80
Spiderman Style Prassetyo Hardja
sss

OtomotifZone.com-Sepang. Setelah tidak mendapat podium maksimal di 2 laga seri terdahulu ajang X30 Asia 2019, diputaran 4 Minggu siang tadi (7/7) akhirnya Prassetyo Hardja sukses balas dendam dan meraih podium tertinggi di Sepang.

New RC3 Products

Seperti yang sudah ditulis sebelumnya, seri perdana Klark Circuit Philipina, Prassetyo Hardja tidak turun diajang tersebut, dan 2 seri yang digelar di Bira Kart Thailand, dimana seri 2 dan 3, Prassetyo Hardja harus berjuang keras untuk meraih podium 3 di seri 3 dan podium 4 diseri 3, padahal saat seri 3 yang digelar bersamaan dengan bulan Ramadhan, posisi Prassetyo Hardja sudah memimpin didepan, namun akhirnya harus pasrah karena ada kendala dalam setingan engine dan chassis.

Prass bersama mekanik dan CRG Factory

Melihat hasil kurang maksimal tersebut, rupanya mahasiswa Univ, Binus Jakarta ini sangat ingin membuktikan, dengan chassis CRG juga mampu memberikan yang terbaik, dan lewat setingan maut Bandrio sebagai chief mechanic dibantu Dede HN, mekanik penghantar Satya Sunarsa, juara dunia 2005 Langkawi lalu ini bekerja keras dan lebih memilih makan dikamar hotel daripada harus turun dari hotel, dan terbukti, salam kesendiriannya menghasilkan juara bagi Prassetyo Hardja dikelas X30 Senior.

Senyum kemenangan Prassetyo Hardja
Senyum kemenangan Prassetyo Hardja

Strategi jitu yang dilakukan Prass memang berbuah hasil maksimal, apalagi sirkuit Sepang adalah sirkuit favorit juara Asia ini, dan Sepang menjadi salah satu pembuktian dirinya, kemenangan adalah harga mati, dan itu terbukti, kerja keras sejak qualifying hingga final dibayar dengan kemenangan penuh.

Meski hanya tercepat ke-2 saat qualifying, kemudian tercepat saat heat 1 dan terlempar diposisi 6 karena mendapat dorongan pegokart lainnya saat heat 2 Sabtu kemaren (6/7), Prass memberikan hasil maksimal di laga prefinal dan dituntaskan dilaga final, sekali lagi balas dendam terpendam 2 seri terdahulu terbayar sudah.

“Saya sangat optimis, seri 4 ini harus terbaik dan podium tertinggi, apalagi sirkuit Sepang tidak asing bagi saya, saya berkomunikasi dengan mekanik dan dari pihak CRG, semuanya berjalan lancar dan dibuktikan dengan hasil maksimal, dengan point penuh ini, saya sangat fokus hingga akhir seri”, papar Prassetyo Hardja.

Rasa optimis dan tentunya bangga juga disampaikan Bandrio sebagai mekanik kawakan ini, “2 seri terdahulu menjadi pelajaran berharga bagi saya, kurang maksimalnya mendapat setingan pas chassis CRG untuk Prass saat 2 seri Bira bulan lalu, kita evaluasi dengan baik dan Sepang harus menjadi titik balik agar Prass mampu meraih hasil maksimal, Alhamdulillah, saya berhasil memberikan yang terbaik dan Prass membuktikannya dengan podium”, tukas Bandrio.

Perjuangan keras berbuah hasil maksimal, dendam positif berbuah hasil terbaik, setingan chassis CRG ketemu disirkuit Sepang.

Selamat Prazz.

Penulis dan Photo : Edi Batrawan