Kemenangan Seri 4 Sepang, Prassetyo Hardja Puncaki Point Sementara X30 Senior Asia 2019

67
senyum Prass
sss

OtomotifZone.com-Sepang. Perjuangan keras dan keyakinan tinggi Prassetyo Hardja dan mekanik Bandrio untuk meraih point penuh di seri 4 X30 Asia serie 2019 Sepang Minggu (7/7) kemaren terbukti sudah, kemenangannya langsung membawa mahasiswa tinggal awal Binus Jakarta ini bertengger diposisi tertinggi pemegang point klasemen kelas senior

New RC3 Products

Hingga 4 seri IAME Asia bergulir tahun ini, Prassetyo Hardja tidak tampil seluruh seri, karena saat putaran 1 yang digelar di Clark Circuit Philipina medio Maret, seri 2 dan 3 di Bira Kart Thailand Prass juga kurang tampil sempurna karena memang sedang mengemban tugas sebagai pembalap Pabrikan CRG, hasil tersebut memang diterima dengan lapang dada, set up chassis memang butuh waktu.

Prassetyo Hardja bertengger diposisi teratas

Hasil 2 seri terakhir dijadikan bahan evaluasi Mekanik dan pembalap untuk menghadapi laga berikutnya, dimana Sepang menjadi venue seri 4, dan kita sama-sama tahu, Sirkuit Sepang menghantarkan Prassetyo Hardja menjadi juara Asia dikelas Junior Max dan juara X30 Senior , jadi Sepang menjadi salah satu sirkuit favorite Prass dan memang menjadi target perolehan point penuh.

Ambisi tersebut menjadi kenyataan, karena jika Sepang lepas dari target perolehan point Prass akan susah untuk meraih titel juara Asia di 2 seri sisa, karena hingga putaran 3, Amer Harris Jefry asal Malaysia memimpin klasemen sementara dikelas ini.

Tampil prima dengan setingan pas chassis CRG dan engine yang set up oleh Bandrio dibantu Dede HN sesuai karakter balap Prassetyo Hardja, Prass mampu memberikan yang terbaik diseri 4 Sepang ini, dan kemenangan diseri ini membuat Prass langsung melejit memuncaki point sementara kelas senior, apalagi Amer sebagai saingannya harus kehilangan banyak point karena DNF saat pre final dan hanya finish diposisi 15 dari total 22 pegokart Asia dirace final.

Dari hasil 4 seri berlangsung, Prassetyo Hardja meraih 107 point dan meninggalkan selisih 2 point dari Amer dengan total point sementara 105, pembalap masih punya keuntungan, dalam 6 seri, pembalap bisa membuang 1 seri dari point terjelek karena X30 Asia menganut drop point, sementara Akheela Chandra Dewanto dan Akmal Ashibli menempati posisi 8 dan 9 dan 2 pegokart Indonesia lainnya, Raka Mulya dan Dipta Oktadewa menempati posisi 13 dan 14.

Seri 5 Langkawi akan menjadi kunci apakah juara Asia akan ditutup di seri tersebut atau harus menunggu seri 5 Sepang, kedua putaran tersebut sangat penting, apalagi menurut informasi, sejak usai AMC 2005, sirkuit Langkawi belum pernah digunakan lagi sebagai ajang kompetisi level Asia.

Selamat berjuang Prass, pertahankan juara Asia kembali.

Penulis : Edi Batrawan | photo : Edi Batrawan, IAME Asia