Oryza Speed Grasstrack Open 2019 Ingin Majukan Pembalap Garuk Tanah Khususnya Asal Kota Bandung

370
Oryza Speed Grasstrack Open 2019 Ingin Majukan Pembalap Garuk Tanah Khususnya Asal Kota Bandung
sss

OtomotifZone.com – Bandung. Dibalik event balapan motor garuk tanah bertajuk Oryza Speed Grasstrack Open 2019 yang berlangsung di sirkuit PPTC VMX, Ciborelang, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (14/7) kemarin, terselip niatan positif dari penyelenggara gelaran. Adalah Oryza Speed yang merupakan salah satu dari beberapa bagian anak perusahaan Oryza Group yang sudah lama berkiprah di kota Kembang ini, bertujuan untuk mengembangkan serta mengarahkan para pembalap grasstrack Jabar khususnya yang berasal dari kota Bandung agar lebih aktif lagi menyalurkan hobi balapnya ini.

New RC3 Products

Makanya Oryza Speed coba untuk menggelar event kali ini supaya menjadi motivasi bagi pembalap garuk tanah kota Bandung, yang selama ini sering torehkan banyak prestasi di ajang club event, kejurda bahkan tingkat nasional supaya bisa berlaga di kotanya sendiri. Dari para peserta yang hadir, sebagian besarnya merupakan pembalap lokal Bandung.

“Sebenarnya sudah lama punya niatan bikin event balap grasstrack di Bandung, kebetulan saya juga sudah lama tinggal di kota ini. Selain ingin menyalurkan hobi pada balapan grasstrack, juga untuk memajukan dan memberi sarana penyalur hobi bagi pembalap garuk tanah yang ada di kota Bandung,” ujar Andi Miswar, S.H, M.H, owner Oryza Group.

Andi Miswar, S.H, M.H, pemilik Oryza Group
Andi Miswar, S.H, M.H, pemilik Oryza Group

Ada sebanyak 16 kelas yang dilombakan pada gelaran kali ini dan kelas-kelas ini lebih mengedepankan bagi pembalap lokal. Seperti kelas Bebek Standar Pemula, FFA Pemula, Usia 17 Tahun dan Kelas Khusus Pembalap Bandung Raya.

“Ajang ini harus dijadikan momen karena memang sangat bagus dan juga positif bagi pembalap lokal Bandung, apalagi selama ini terbilang jarang ada event grasstrack di Bandung. Semoga kedepannya bisa terus digelar event balap tanah disini,” kata Asep Nugraha dan Iwan Herdiawan, juri lomba dari Pengprov IMI Jabar.

“Untuk kedepannya kita coba agendakan lagi bikin event serupa di Bandung, namun akan dicari dulu waktu dan tempatnya lagi. Karena kita ingin tetap berada di kota Bandung namun dengan tempat yang lain,” tukas Andi Miswar, yang berasal dari Aceh.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth