Settingan Suspensi PSD Bikin Pembalap Nyaman Dipanggung Podium

229
sss

OtomotifZone.com – Padang. PSD merupakan tempat setting suspensi ternama di Pulau Jawa. Akan tetapi banyak juga para pembalap luar Jawa yang mempercayai settingan suspensi kuda pacunya kepada PSD. Salah satunya rider rider yang tarung di Sumatera atau region A Kejurnas MotoPrix 2019.

New RC3 Products

Kita ambil contoh tim Canasta. Mainkan dua rider di kelas Expert mereka mempercayai bagian kaki kaki kuda pacu mereka terhadap PSD Racing. Danial dan Ega Fajar mendapatkan settingan yang baik oleh A Shiddiqui selaku tukang setting Suspensi PSD asal Magelang itu.

Shidiq sapaan akrab mantan pembalap ini menggeluti dunia suspensi cukup lama. Dirinya juga menangani beberapa suspensi beberapa rider dan tim top Indonesia. Salah satunya tim Canasta ini. Shidiq turun langsung menangani kaki kaki Danial dan Ega.

Danial yang tahun ini beru memperkuat tim Canasta untuk turun di kasta Expert merasakan sensasinya. Dirinya yang tahun lalu bermain di kasta Pemula A dan naik ke kasta Seeded tidak kewalahan dengan settingan motor yang kuat. Sebab settingan suspensi yang diberikan PSD sangat nyaman menurutnya.

“ Saya mulai putaran 1 Motoprix sudah ditangani PSD pada bagian kaki kaki saya mas. Dengan settingan dari PSD ini sangat membantu saya mas saat jalani race. Terutama saya bisa lebih nyaman pada motor, Shock dan ban saya. Shock depan dan belakang saya dipegang PSD dan rasanya nyaman mas,” ujar Danial langsung kepada OtomotifZone.com .

Dan dengan Settingan Suspensi dari PSD Danial sudah amankan dua podium dari tiga putaran Kejurnas MotoPrix. Sedangkan Ega pada putaran Kejurnas Motoprix putaran 3 mampu berdiri di panggung podium atas perubahan dari suspense dari PSD.

“ Pada putaran Sawahlunto kemarin settingan Ega dan Danial berbeda mas. Lebih ektreme settingan suspense Ega mas. Sebab Ega racing linenya beda dari rider lain. Yang lain hindari bumpy, Ega maunya makan bumpy. Jadi set up Ega malah lebih soft dari gocel. Padahal bobot Ega lebih berat dari Gocel, “ ujar Shidiq langsung kepada OtomotifZone.com.

Ditangani PSD sebenarnya Ega sudah menjadi ancaman serius sejak babak kualifikasi. DIrinya menjadi rider tercepat. Sayang saat race 1 berjalan mesin alami masalah. Batu krikil dari Sirkuit yang baru diaspal ini masuk melalui celah TB motor Ega.