AMC Round 2 Sepang : Cerdasnya Prassetyo Hardja Hindari Provokasi

0
677
Prassetyo Hardja terbaik dikelas Junior
sss
Prassetyo Hardja terbaik dikelas Junior
Prassetyo Hardja terbaik dikelas Junior

OtomotifZone.com-Sepang. Dominasi DT Hard racing Jakarta sudah mulai terlihat jelas ketika berlangsung heat hingga Final ajang Asia Max Challenge 2015 round 2 Sepang Malaysia yang digelar Sabtu-Minggu, 18-19 April kemaren.

Gezha Sudirman yang tercepat di Prefinal sehingga menempati posisi pertama dirace final membuat peluang teammate Prassetyo Hardja podium tertinggi terbuka lebar. Sempat mengalami penundaan start karena tidak rapihnya start formation dan mendapat teguran dari sang principal Rotax James Leong membuat gamang dan saling adu strategi ketika race dinyatakan berlangsung.

Bersama sang Kaka
Bersama sang Kaka

Nasib mujur tidak berpihak pada pembalap Gezha, karena sejak lap 2 sudah mendapat hukuman 10 detik akibat jump start. Mendapat hukuman membuatnya dia geber habis-habisan dikuntit Prassetyo Hardja, Nabil Hutasuhut dari TKM Racing PDB dan seterunya Adam Haikal asal Nizra Motorsport  Malaysia serta pegokart lainnya. Outnya Adam diwilayah Mickey Mouse sempat menjadi perbincangan seru dikalangan pegokart kalau itu akibat crash dengan Gezha, namun ternyata adu badan dengan Darriel Wenas sementara Prassetyo Hardja dan Gezha sudah kabur jauh meninggalkannya.

Disinilah cerdasnya Prassetyo Hardja. Memanfaatkan hukuman waktu Gezha membuat dirinya nyaman berada dibelakangnya sambil curi angin membuat lajunya semakin jauh dari saingannya Nabil dan Adam Haikal yang semakin mendekat dan akhirnya mampu mengambil alih posisi Nabil.

Selebrasi kemenangan meski finish diurutan 2
Selebrasi kemenangan meski finish diurutan 2

Awalnya OZ tidak melihat adanya hukuman untuk Gezha hingga saat bendera finish dikibarkan bukannya Gezha yang mengangkat tangan tanda kemenangan namun disambut suka cita Prassetyo Hardja yang berada diposisi kedua.

“saya setelah melihat COC memberi tanda Pinalty 10 detik dengan nomer start 136 saya langsung main aman, saya berusaha¬† untuk tidak lepas dari buritan Gezha sementara posisi 3 hingga 7 terjadi pergumulan seru, ini adalah berkah bagi saya ketika saat start saling menahan saya tetap berada pada posisinya dengan benar”, bangga Prass.

Prass sebelum race
Prass sebelum race

Kejadian seru sebetulnya telah dipertontonkan 2 pembalap DT Hard Racing saat Prefinal dengan main petak umpat dan kucing-kucingan, saling kunci dan saling kuntit membuatnya aman bagi mereka saat posisi start di gelaran Final.

Berfikir cerdas berbuah tangga juara. Selamat Prass…..

penulis : Edi Batrawan |Photo : Edmol

Imola Syndrome