Bagaimana Cara Merawat Ban Sepeda Motor Biar Awet, Berikut Adalah Tipsnya

0
95
sss

Bagaimana Cara Merawat Ban Sepeda Motor Biar Awet, Berikut Adalah Tipsnya

OtomotifZone.com – Bandung – Ban merupakan salah satu bagian penting dari sekian banyak komponen yang ada di sepeda motor dan berfungsi untuk menyerap goncangan dari permukaan jalan dengan segala macam kondisinya, sehingga laju motor pun masih tetap nyaman saat dikendarai. Untuk itu perlu memilih ukuran ban yang baik dan benar dan cara dalam merawatnya biar awet dalam penggunaannya.

PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda Jawa Barat berbagi tips bagaimana cara dalam merawat ban pada sepeda motor. Dan perlu diketahui pula jika ban sepeda motor ini terbagi ke dalam dua jenis, yakni tipe Tube Tire serta tipe Tubeless.

Ban tipe Tube tire adalah ban yang masih menggunakan ban dalam, adapun kelebihannya ban ini bisa digunakan pada berbagai macam jenis velg, baik itu jenis Cast Wheel (CW) atau Spoke Wheel (CW). Sedangkan untuk ban tipe Tubeless adalah jenis ban yang dirancang tanpa menggunakan ban dalam. “Ban jenis Tubeless ini memiliki keunggulan lebih awet, tahan terhadap bocor dan mempunyai daya cengkram yang lebih baik,” ungkap Ade Rohman, selaku Asisten Manajer Technical Service DAM.

Untuk saat ini banyak sekali terdapat model dan kembang ban dengan bermacam ukuran, mulai dari 12 inch, 14 inch, 17 inch, 20 inch, hingga 21 inch. “Yang perlu di ingat adalah jangan sampai menggunakan ban yang fungsinya diperuntukkan di bagian depan namun dipasangkan di belakang atau sebaliknya. Karena itu jelas sekali akan berpengaruh terhadap handling ataupun segi kenyamanan dan juga keamanan serta keselamatan pada saat berkendara,” kata Ade.

Maka dari itu disarankan agar ban sepeda motor tidak cepat aus dan rusak tentunya perlu sekali memperhatikan beberapa poin pentingnya. Serta pastikan ukuran ban yang digunakan nanti sudah sesuai dengan keperluan, dan pada saat memasang ban arah rotasi yang terdapat pada sisi ban itu tidak terbalik. “Pengguna sepeda motor juga diwajibkan untuk secara rutin melakukan pengecekan terhadap tekanan angin ban sesuai dengan standar yang dibutuhkan,”kata Ade.

Karena efek dari tekanan angin yang berlebihan atau kurang pada ban itu dapat menyebabkan sepeda motor menjadi tidak stabil ketika di kendarai dan ban pun dipastikan akan cepat rusak. Apalagi bahan dari ban sepeda motor ini terbuat dari karet yang sangat elastis sekali.

Perhatikan tanda batas keausan ban diantara tulisan Tread Wear Indicator (TWI)

Sebagai catatan penting, sebaiknya jika usia ban sudah mencapat 4 tahun atau masa pemakaiannya diatas 40.000 km harus segera di ganti dengan yang baru. “Setiap ban sepeda motor ini diberi indikasi Tread Wear Indicator (TWI) yang merupakan tanda batas keausan ban, yang diizinkan untuk tetap dipakai jika kembang ban sudah menyentuh tanda segitiga TWI. Maka dari itu sangat disarankan untuk segera diganti,” ungkap Ade.

Selain itu juga, hindari penggunaan cairan pengkilap ban secara berlebihan dan cucilah apabila ban sudah dalam kondisi kotor pada saat disimpan. Bagi konsumen yang ingin membeli ban resmi motor Honda dan ingin melakukan konsultasi mengenai ban ini, bisa mendatangi setiap bengkel resmi sepeda motor Honda atau AHASS di kota masing-masing.

Salam Satu HATI,
PT Daya Adicipta Motora

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.