BATARA Klub Trail Asal Bandung Ulin Bareng Di Panjalu Ciamis. Jalurnya Bikin Ketagihan

0
29
sss

OtomotifZone.com – Ciamis. Puluhan anggota Bandung Trail Adventure (BATARA) pada Hari Minggu (19/01) gelar kegiatan Ulin Bareng (UBAR) di Panjalu Ciamis. Desa Hujungtiwu Kecamatan Sukamantri menjadi tempat start dan finish klub trail yang memiliki anggota dari berbagai daerah di Jawa Barat ini.

Ulin Bareng (UBAR) yang bertitel Explore Jalur Panjalu ini didampingi klub trail setempat yaitu Trail Adventure Galuh Sukamantri (TRAGAS) dan Trail Adventure Panjalu Panumbangan (TRAPPAN). Sehingga yang mengikuti Ulin Bareng mencapai ratusan.

Jalur yang dilalui pun bermacam-macam, meskipun tanpa tanda jejak leader bisa membawa peserta menyelesaikan seluruh jalur yang memicu adrenalin peserta. Pesona alam indah Panjalu dengan perbukitan dan berbagai macam perkebunan ditambah udara yang sejuk menambah kesan yang mendalam bagi peserta.

batara

Berbagai perkebunan seperti kebun jagung dan kebun teh ditambah dengan melewati hutan pinus menambah enjoy peserta saat menaklukan jalur. Peserta pun harus ekstra mengeluarkan energy karena kondisi tanah di jalur sangat licin.

Namun karena banyaknya jalur evakuasi tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sebagian peserta yang mengalami masalah pada tunggangannya dan yang tercecer dari rombongan, mengambil jalur evakuasi menuju garis finish.

Makan siang bersama pun bertempat di kebun teh yang berada di Sukamantri. Tanpa nasi kotak namun parasmanan menambah suasana akrab serta kekeluargaan sangat terasa. Sehingga peserta nampak ceria dan rasa lelah seperti hilang karena makan siang di hamparan kebun teh dan pemandangan indah.

“Untuk alam Panjalu treknya sangat bagus dan masyarakatnya pun sangat ramah, begitu pun untuk klub TRAGAS dan TRAPPAN yang sudah menyambut serta mendampingi kami, kami ucapkan terima kasih,” jelas Pembina BATARA AKP Edi Pramana, S.IP.

Bahkan menurut Edi yang juga bertugas di Polresta Bandung sebagai Wakasat Sabhara ini, BATARA akan kembali mencoba jalur Panjalu. “jalurnya luar biasa serta tidak membahayakan dengan alam yang masih terjaga, dan kemungkinan besar kami akan kembali menikmati jalur Panjalur,” jelas Edi.

Penulis: Yeyep Ardiansyah  |Foto: Yeyep Ardiansyah

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.