BG Dragbike Magetan seri 3 : Dragster Pemula berprestasi

0
1106
Kelas Matic 200 cc
sss

OtomotifZone.com – Magetan. Kembali sirkuit non permanen Jalan Mayjen Sungkono menjadi ajang adu balap trek lurus Jawatimur (21/8). Gelaran yang bertajuk BG-Dragbike Magetan 2016 ini memasuki putaran ke 3 dan memperebutkan Piala Ketua DPRD Tingkat 2 Magetan. “ Mudah mudahan seri ke 4 nanti bakal digelar di Ponorogo kembali dan seri pamungkas di Kediri, dimana seri pamungkas ini memperebutkan hadiah utama berupa sebuah motor” bilang Totok Suyanto punggawa BG Club.

Jhendra Peking in action
Jhendra Peking in action

Meski dikenal trek lurus Mayjen sungkono sebagai momok para tuner Dragbike, namun para dragster semakin tertantang dalam mempersingkat waktu tempuhnya. Sebut saja Erwin Sredek asal Mojosari Mojokerto di 2tak 155 cc, dia sempurna di 07 detik poin kecil melibas catatan Alvan Cebong 07.220 detik maestro kejurnas Dragbike tahun lalu. Begitu pula Dragster pemula Gerry Setiawan mempersingkat waktu malah tercepat di kelas bebek 4 tak 200 cc mendahului para dragster senior seperti Alvan Cebong , Arief Tijil dan John AP. Jika dilihat trek lurus dari garis start nya tanjakan landai hingga garis finish tersebut, idealnya dragster menyikapi dengan gaspol nya malah di jarak sesudah 50 meter. “ Cara seperti itu bisa saja dipakai, namun juga tergantung badan pebalap itu sendiri yang harus mengatur posisi berat badan kedepan atau belakang “ jelas John AP dragster asal Madura.
Sebenarnya apa yang membuat peserta berkatagori pemula malah berjaya ketimbang para dragster senior. Benarkah pebalap pemula Jatim lebih tangkas ketimbang seniornya. “ Kalau dilihat dragster pemula boleh mengikuti kelas ber poin seperti DB1 hingga DB4 dan kelas terbuka lainnya, sedangkan para pebalap senior seeded tidak bisa ikut di kelas pemula Open, lokal, Kabupaten atau karesidenan. Jelas pemula kans menang jika berprestasi sangat besar “ ucap Moy Arifin pimpinan Lomba.

Juri dan Pengawas Lomba IMI Jatim
Juri dan Pengawas Lomba IMI Jatim

Isu kenaikan jenjang dari pemula ke seeded menurut Donny Mahardjono selaku juri lomba untuk tahun depan memang jelas ada namun siapa saja yang dapat jatah tersebut Donny masih melihat prestasi masing-masing dragster. “ Waktu masih panjang, namun bukan berarti tidak ada kenaikan jenjang, sementara tahun 2016 jalan saja, dan saya belum melihat grafik prestasi para dragster selama ini untuk modal naik seeded “ jelas Donny Biro olah raga motor IMI Jatim.

Gerry kiri dan Jendra kanan bakal naik jenjang seeded
Gerry kiri dan Jendra kanan bakal naik jenjang seeded

Prestasi dragster pemula Jatim jelas terlihat beberapa nama. Seperti Jhendra Peking, Deska Muntel, Gerry Setiawan, Bima Kid dll. Namun yang lebih menonjol prestasi dibeberapa kejuaraan dragbike jatim dan kejurda Dragbike IMI Jatim nama Gerry Setiawan dan Jhendra Peking adalah dragster pemula yang produktif. Bayangkan di BG Dragbike seri 3 ini Gerry podium 8 kelas, Jhendra Peking 6 podium mengalahkan Alvan Cebong yang hanya naik 4 podium dan Arief Tijil 5 podium saja. Kelebihan keduanya nyaris sama yakni tanggapan terhadap isyarat lampu start nyaris sempurna dan jarang Jump start. Jelas prestasi menyamai dan bahkan lebih unggul dari para senior. Tengok saja Ade Mrongky adik dari Dadang Japrong jauh lebih berprestasi dengan selalu memimpin podium terutama matic tune up 200 cc Jatim ketimbang sang kakak yang selalu terjaring lampu jumpstart.
Tetap semangat dragster Jatim.

Foto dan Penulis : DIKi

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.