DB URO 2020: Semakin Matang Pembalap Pemula Didikan Bayu Bangun Persada TYL Racing

0
199
Topik Maula, Pembalap Pemula Bayu Bangun Persada TYL Racing
sss

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Mungkin untuk kejuaraan daerah olahraga roda dua drag bike khususnya, terutama di wilayah Jabodetabek nama pembalap muda Topik Maulana masih asing terdengar di telinga. Namun apabila kita melihat di kejuaraan Daerah region neraka apalagi kejuaraan Nasional nama pembalap yang berasal dari Kota Tangerang Selatan sudah tidak asing terdengar.

Bukan juga hanya tidak asing, nama pembalap yang santer diucap Topik Kimcil  sudah menjadi bahan pertimbangan bagi para pesaing di kelasnya. Pembalap yang lahir sekaligus berkembang sejak awal terjun di dunia drag bike 201 meter memang sudah bersama Bayu Bangun Persada. Pasalnya homebase dari team ini memang berada di Banten tepatnya.

Sejak terjun hingga berkembang, kemajuan makin terlihat, skill kemampuan makin terasah walau memang tidak sebentar waktu yang diperlukan. Butuh waktu yang panjang. Pasalnya Penulis sendiri paham betul bagaimana Topik Maulana tersebut. Pada gelaran URO DRC Meikarta BMW Sukapura Drag Bike Jabar Championship 2020 yang digelar pada (16/10/2020) dan dilaksanakan di Sirkuit Non Permanen Central Park Meikarta, Bekasi, Jawa Barat. Pembalap yang baru saja lulus Sekolah Menengah Atas di Wilayah Kota Tangerang Selatan lalu mengemban ilmu balap di TYL Racing bersama BBP ini mampu menghasilkan catatan waktu terbaik di kelas Sport 2T 155cc Frame Standard Pemula.

Topik Maulana

Bersaing dengan 24 pembalap pemula lainnya berasal dari penjuru kota, Topik berhasil mencatatkan waktu terbaik 07,103 detik dengan reaction time biak 0:00,022 detik yang menghasilkan posisi pertama. Kemudian ditempel ketat oleh pembalap tuan rumah, M.Dhiba di posisi kedua dengan waktu 07,192 detik.

“Aku balapan main tenang kak, main loss saja yakin dan percaya diri. Alhamdulillah kak saya engga nyangka diri saya bisa, lalu nyetel dengan karakter Ilham Unyil soalnya ini juga tunggangan dia. Yakin percaya diri serta semangat itu kunci aku kak,” buka Topik Maulana saat dihubungi Penulis.

“Tapi balapanku juga cukup sulit kak, aku kalah bobot sama pembalap kecil karena balapan engga pakai bobot. Lalu pas lepas start juga ada kesalahan saat pengoperan gigi, rasio 1nya terlalu panjang sampai telat oper ke 2. Ya itu semua buat pelajaran kedepan lagi aku,” tutup pembalap yang baru saja bertambah usia pasca balapan.

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.