Di Balik Makna Nomor Start Favorit Pembalap Tanah Air

0
1125
sss

OtomotifZone.com – Yogyakarta. Setiap pembalap pastinya identik dengan nomor start yang digunakan di setiap ajang balap yang diikutinya. Nomor yang digunakan pun tentunya berbeda – beda, pemilihan nomor start pun ada yang asal pakai saja dan juga ada cerita atau sejarah dibalik pemilihan nomor start yang digunakan tersebut.


Jurnalis OtomotifZone.com sempat menanyakan ke beberapa pembalap melalui jejaring sosial media Whatsapp dan DM instagram tentang sejarah atau cerita asal muasal penggunaan nomor start, berikut adalah beberapa jawaban dari asal muasal penggunaan nomor start mereka :


Kita mulai dari pembalap senior asal Jawa Barat Wahyu Widodo yang identic dengan nomor #16 yang sudah malang-melintang tidak diragukan lagi sepak terjangnya di dunia balap roadrace.
“Sejarahnya saya pakai nomor start 16 itu asalnya dari angka 1 dimana saya menghormati amanah dari almarhum kakak saya yang mengamanahkan kepada orang tua untuk mengijinkan saya menjadi pembalap. Angka 6 adalah karena saya anak ke 6 dari 6 bersaudara, makanya saya pakai nomor 16 mas dan kalau dijumlahkan 1 + 6 = 7, angka ganjil yang disukai Allah SWT”.

Selanjutnya ke pembalap asal Yogyakarta yang sering membuat video – video parodi di tengah-tengah balapan Syamsul Arifin yang identik dengan nomor #91 dan Faesal SiDoel pembalap asal Tulungagung dengan nomor #98.


“Jadi dulu itu sebelum pakai nomor 91 saya pengennya pakai nomor 127 tapi di tiap balap kejurda pasti ada saja yang pakai nomor itu, terus berfikir nomor berapa yang kalau dijumlah berjumlah 10 dan cocoknya nomor 91 yang tak pakai mas. Ceritanya dulu pakai nomor yang jumlahnya 10 karena niru pembalap favorit saya Valentino Rossi 46 yang nomor startnya kalau dijumlah jadi 10, gitu mas”. Ujar Pipin sapaan hangatnya

Syamsul Arifin 91

Pembalap andalan dari tim PARD asal Wonogiri Faesal Si Doel juga punya cerita sendiri dibalik nomor start 98 : ”Sejarah nomor 98 itu angka 9 yang kasih saran almarhum bapak saya mas, katanya angka Sembilan itu kalau kata orang jawa dulu angka yang paling tinggi sendiri, nah kalau angka 8 tak ambilke dari tanggal lahirku tanggal 18, yaudah jadinya saya pakai nomor start 98 mas”.

Faisal SiDoel 98

Kita menyebrang ke region 3 menyapa pembalap yang juga tidak asing di dunia roadrace tanah air Ketut Madiasta yang identik dengan nomor start #12.
“Arti dari nomor 12 yang saya pakai karena di event pasti ada 3 podium, kalau tidak nomor 1 ya nomor 2, dan yang paling sial nomor 3 menurut saya. Jadi motivasi saya kalau tidak nomor 1 ya nomor 2, 1 ditambah 2 jadi 3”.

Ketut Madiasta 12

Lanjut ke pembalap asal region 3 juga yang di tahun 2019 kemarin menjadi runner up di dua event balap bergengsi nasional yakni Aldiaz Aqsal Ismaya yang menggunakan nomor start 69, doi menuturkan jika sebelumnya menggunakan 691 saat masih balap motocross, pemilihan nomor 691 merupakan gabungan dari tanggal, bulan, dan tahun lahir dari Aldiaz yakni tanggal 6 September 2001 dan saat pindah ke roadrace berubah menjadi 169 yang kemudian berubah menjadi 69 hingga saat ini.

Aldiaz Aqsal 69

Tidak mau kalah dengan pembalap pria, para pembalap-pembalap wanita pun juga memiliki cerita dibalik pemilihan nomor start yang mereka gunakan saat turun di lintasan balap :
Tentunya kita pasti tahu pembalap cantik asal Bogor, Jawa Barat Restu Putri yang identik dengan nomor start 23 di tiap event balap yang diikutinya : “Kalau ditanya sejarahnya ndak ada mas, Restu Cuma ambil dari tanggal lahir saja. Dulu pas awal balapan ndk ngerti apa-apa dan tiba-tiba ditanya nomor start berapa dan seketika inget tanggal lahir terus pas dipanggil MC Restu Putri 23 ternyata cocok juga sampai sekarang. Restu sempat nanya ke orang tua nomor 23 bagus atau ndak dan kata orangtua bagus karena habis 2 ya 3”. Tukas Restu Putri

Restu Putri 23

Pembalap cantik lainnya yang berhasil mimin tanyai perihal pemilihan nomor start yang digunakan adalah Wiwi Mungil yang juga sempat menjadi teammate Restu Putri saat berseragam tim dragbike Kawahara Racing. Wiwi menceritakan jika pemilihan nomor start 21 adalah pemberian dari bos KRS kala itu yang saat ini berubah menjadi GCRT.
“Dulu yang kasih nomor 21 itu bos KRS mas, sekarang jadi GCRT. Wiwi dipilihin nomor 21 yang sama persis dengan tanggal peringatan hari Kartini”. Ujar Wiwi

Wiwi Mungil 21

Ternyata menarik – menarik juga ya sejarah dari pemilihan nomor start dari masing-masing pembalap ya Otozoners.


Penulis : Sigit | Foto : Sigit

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.