Drag Bike GTR 2020: Wiwi Jadi Ratu Drag Bike Gass Tipis Walau Tertidur

0
1079
sss

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Ajang lanjutan drag bike pada hari akhir (15/11/2020) milik Gass Tipis Racing Championship 2020 yang berlokasi di SIrkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat masih menyisakan sebagian kelas bergengsi. Salah satunya adalah kelas khusus para Lady Dragster, yaitu kelas Matic 200cc TU Wanita.

Berjumlah sebanyak 10 wanita tangguh dari berbagai asal, para wanita yang tidak diragukan untuk membesut motor balap matic berkapasitas 200cc bertarung sengit untuk dapat menunjukan siapa yang berhak dinobatkan sebagai “Ratu” drag bike Gass Tipis Racing Championship 2020 di Cicangkal.

Ada nama  Wiwi Mungils yang masih kerap kali sulit untuk diruntuhkan benteng pertahanan istananya, ada juga nama-nama baru lainnya seperti Winna Amalia, Chaca Yess, Bella Citra, dan masih banyak lagi nama para pembalap wanita yang penampilannya perdana di trek milik Bravo 90.

Namun hanya aka nada satu nama tersorot sebagai Ratunya. Gelar ratu drag bike kali ini ternyata masih tetap berada pada pundak Wiwi Pratiwi alias Wiwi Mungils. Wiwi bersama matic hasil tangan Popo Wahana Baru Motor Bandung bernama Zaenab yang berada dalam naungan tim Kawahara Racing WBM berhak di podium tertinggi dengan catatan 07,520 detik. Detikan hasil dari pembalap bernomor 21 ini nampaknya bukan hasil yang sesungguhnya.

Pasalnya pada race ini, Wiwi ternyata mengalami tertidur saat akan melakukan start. Untuk mengeksekusi lampu DN Timing System, Wiwi memiliki reaction time 0:00,175. Ini merupakan RT yang tidak biasa dilakukan oleh pembalap wanita andalan Kawahara Racing WBM. Setelah dtelisik lebih lanjut oleh Penulis, Wiwi pun menerangkan bahwa.

“Iya mas aku tadi tertidur istilahnya. Aku engga fokus, RT aku besar banget seratus lebih. Untuk race wanita ini berat ya mas dibanding Pemula ataupun Open bagi aku. Ini lebih ada tanggung jawab lebih jadinya. Selain itu agak berat di lintasan sirkuitnya juga ya dari aspalnya. Setelah lepas dari lampu, aku push di motor bagaimana caranya tetap laju cepat dan mulus. Hasilnya Alhamdulillah masih terbaik,” jelas Wiwi Mungils kepada Penulis langsung.

Sang mekanik pun juga menuturkan nada yang hampir serupa, “Ya kalo Wiwi ya dalam kelas Wanita khususnya pasti merasa agak berat ada tanggung jawab lain. Ketimbang dia untuk balap kelas Pemula atau Open malahan. Besar ya RTnya sendiri 175. Kalau dilihat dari ETnya dikalkulasiin sama RT dan hasil akhir motor bisa 7,3,” pungkas Popo Wahana Baru Motor mekanik dari karya matic 200cc TU Zaenab Kawahara Racing.

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.