Grand Final MotorPrix Masih Diminati Pembalap…????

0
10201
Grand Final MP Aceh Timur 2017
Grand Final MP Aceh Timur 2017
sss

OtomotifZone.com-Aceh Timur. Cukup menyesakan dada saat gelaran pamungkas road race Indonesia  menjadi anti klimaks, hal tersebut kita saksikan saat Grand Final MotorPrix 2017 Aceh Timur Sabtu-Minggu (2-3.12) kemaren.

Tingkat partisipasi tidak maksimal dari para jawara kelas wajib Kejurnas MotorPrix ditiap region diseluruh Indonesia menjadi salah satu bahasan viral, banyak spekulasi yang muncul dari gosip santer yang dirangkum OZ sebelum akhirnya tulisan ini muncul kepermukaan.

Alasan Track dadakan tidak safety dan sangat tidak layak, akses jauh, hingga masalah beban biaya tinggi bagi team karena tidak adanya kontrak team dengan sponsor hingga pembalapnya menjadi juara 1 hingga 3 tiap region sebagai syarat meraih tiket menuju Grand Final MotorPrix.

keceriaan pemenang
keceriaan pemenang

Keragaman alasan dan argument diatas menjadi catatan kedepan apakah hajatan paling akbar Champ of the Champ bagi pembalap Road Race Indonesia ini masih diminati dan menjadi sebuah kebanggaan..??? apakah pembalap hanya puas menjadi juara region saja..???

Rata-rata pembalap sih ingin agar gelaran Grand Final tetap diadakan dipenghujung tahunnya, tentunya dengan catatan tebal penuh penekanan, tak terbantahkan sirkuit permanen menjadi catatan khusus bagi team dan pembalap, posisi venue juga menjadi salah satu pertimbangan team, tapi masih bisa dieliminir jika sirkuit permanen sudah terpenuhi.

Teknis dan prosedur PP IMI menawarkan kepada Pengprov yang dilakukan sebelumnya akan tetap diberlakukan tahun 2018 dan apakah PP IMI akan memberlakukan gelaran digelar di sirkuit Permanen..??

Medya Saputra, Kabid R2 PP IMI
Medya Saputra, Kabid R2 PP IMI

Medya Saputra selaku Kabid R2 PP IMI menjawab, “PP IMI tetap menawarkan event Grand Final MotorPrix ditawarkan kepada Pengprov, dengan syarat event tersebut harus digelar disirkuit Permanen, jika tawaran tidak mendapat tanggapan Pengprov, Grand Final akan dihandle oleh PP IMI dan avent harus tetap jalan, tapi dengan catatan tidak ada subsidi bagi pembalap, karena peraturan tahun 2018, penyelenggaraan MotorPrix wajib digelar disirkuit Permanen atau diarea tertutup (GOR atau Area Bandara), jadi tidak ada lagi MotorPrix digelar menggunakan jalan raya”.

Sudah saatnya regulator (PP IMI) atur strategi dari awal tahun agar hajatan akbar menjadi lebih mandiri sebagai bentuk tanggung jawab moril regulator terhadap partisipannya, dilemanya adalah bengkaknya biaya penyelenggaraan menjadi sebuah PR besar regulator.  catatan sejarah Grand Final MotorPrix 2013 yang digelar PP IMI gagal dan menyisakan cerita buruk saat hadiah juara umum tertunda hampir 2 tahun, dan 2 kali penyelenggaraan dihandle oleh Sidrap Sulsel.

Nah….semoga gelaran akbar balap aspal akan menjadi primadona dan kebanggaan bagi pembalap jawara lintas region dan mencatatkan dirinya menjadi jawara nasional sejati dikelasnya.

Penulis : Edi Batrawan | photo : Edi Batrawan

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.