Helmcam Kok Dilarang? Ini Alasannya

0
108
sss

Otomotifzone.com –Jambi. Actioncam saat ini memang bukanlah barang baru, beberapa brand besar seperti GoPro, Osmo, Garmin, Sony, Zoom, Xiaomi terus berlomba memberikan produk terbaik mereka, terbaik dari fitur, kualitas perekaman, kemudahan penggunaan (user interface). Dengan range harga 500 ribu sampai jutaan rupiah, digunakan saat pembuatan film, dokumenter, vlog, mulai dari profesinal sampai  amatir, juga digunakan di dunia olahraga otomotif ekstrem yang tidak bisa dilakukan kamera biasa.

Sedikit Sejarah Actioncam

Perusahaan Gopro didirikan oleh Nick Woodman pada tahun 2002.  Ia termotivasi oleh perjalanan berselancar tahun 2002 ke Australia di mana ia berharap dapat mengambil foto aksi berkualitas tinggi, tetapi tidak bisa karena fotografer amatir tidak bisa cukup dekat atau membeli kualitas yang sesuai. peralatan dengan harga pantas. Dikutip dari Wikipedia GoPro.

Aksesoris Wajib Touring

Actioncam menjadi teman saat touring, ya… senang bisa berbagi keseruan touring keluar kota bareng komunitas bisa berbagi dengan teman dirumah melalui video media sosial, berbagi informasi jalur lintas, rest area, bengkel. SPBU, dll.

Kenapa Dilarang?

Penggunaan helmcam mulai dilarang oleh PP IMI melalui buku peraturan balap motor tahun 2016 yang melarang penggunaan helmcam saat perlombaan resmi balap motor dengan sanksi diskualifikasi, dengan alasan keselamatan? Pro dan kontra atas keputusan ini pun bermunculan, ada yang berpendapat bahwa keputusan ini membunuh kreatifitas seni dalam olah raga, namun harus kita sadari keputusan ini telah melalui pengkajian yang dalam dan berulang-ulang.

Dimana Bahayanya?

Actioncam tidak boleh dipasang pada helm pengendara, aerodinamika helm dirancang sedemikian rupa guna meminimalisir benturan saat terjadi crash, bagian solid yang menempel di helm bisa mengurangi aerodimanika dan dianggap membahayakan pengendara, pengendara lain dan penonton jika terpental.

Bagaimana Agar Tetap Safety

Letakkan actioncam sekuat mungkin pada bagian kendaraan, pasang actioncam hanya di daerah aman pada kendaraan dan tidak menganggu fleksibilitas pengendara atau gunakan Chest Body Stap yang menempel pada bagian dada pengendara.

Tetap berkreatifitas dalam olah raga terus menjaga keselamat berkendara.

Penulis : Suhendri Wibowo

Foto : Istimewa

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.