Honda CB Lampung. Giliran Si Biru Buat Perjalanan Ke Jogja PP

0
84
sss

OtomotifZone.com-Jogja. Dulu pernah memuat artikel Honda CB merah spek racing touring milik Ahmad Awaludin dari Sekampung Udik, Lampung Timur yang berulangkali kali buat perjalanan Lampung – Jogja kala kuliah. Motor yang di gunakan sudah tersebut sudah di jual.

Sekarang berganti tunggangan walau masih satu trah Honda CB. “Tapi enaknya membeli motor ini sudah dalam kondisi modif rapi. Cuma saya mengkondisikan dan menata lagi beberapa komponen. Ganti lampu depan model Daymaker, rubah dudukan suspensi belakang di majukan sedikit dan di beri manisan alias besi plat penguat, lalu ganti spatboard belakang,” buka Ahmad.

Ahmad Awaludin, jajal tunggangan beda buat Kamoung – Jogja.

Kalau mesin aslinya sudah spek kencang CB sekarang, Stroke 7 dan piston OS 75. Tapi oleh Ahmad di modif lagi noken-as nya. “Dibuat baru lagi profil chamsaft yang ini. Biar kuat kuat atasannya meski power bawah agak lemah. Kalau yang lama kebalikannya, kuat di bawah lemah di atas,” ungkap lulusan sarjana Seni Rupa, UNY 2019 ini.Lanjut rasio yang awalnya Megapro 5 speed di ganti milik Tiger Revo 6 speed. Semua karena kebutuhan buat jarak jauh, mintanya power ngisi saat gigi terakhir.

Perjalanan perdana dari Sekampung Udik, Lampung Timur Jogja Minggu lalu aman terlewati walau sempat alami pecah laker gir belakang. Misi ke Jogja adalah menyambangi teman-teman di bengkel daerah Imogiri. Rencana balik ke Lampung masih lama, “Sepertinya akhir tahun ini, tapi tetep ada agenda main ke Jogja lagi,” tutup bikers yang juga tukang cat motor ini.

Oh iya, cat grafis di tangki, spatbor depan di kerjakan sendiri lho sama Ahmad. Maklum, orang seni rupa banyak kreasinya. Bidang yang dianggap buat uji coba adalah body motornya sendiri.

Data Modifikasi :
Karburasi : PWK 30
Suspensi depan : Ninja Serpico (Thailand)
Suspensi belakang : YSS
Arm : Kawasaki Kaze
Velg : TDR
Knalpot : D.O.S Muffler
Lampu depan : Daymaker
Stang : Suzuki RGR
Handle Master Rem & kopling : KTC
Kaliper depan : Brembo
Ban Depan : Primax 90/80
Ban Belakang : IRC Fasti1 90/80

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.