Honda S90Z 1974 Bandung : Sempat Hilang Enam Tahun, Kini Tampil Ngejreng dan Modis

0
166
sss

OtomotifZone.com – Bandung. Awalnya Honda S90Z lansiran 1974 ini sempat gak diketahui di mana keberadaannya, lantaran pemilik bengkel yang menjadi rujukkan untuk merestorasi ulang tampilannya malah ikutan hilang pula. Bahkan tidak tanggung lagi hampir sekitar enam tahun sejak 2014 silam dan baru tercium keberadaannya pada akhir 2019 lalu. Beruntung kondisinya masih tetap utuh serta tidak kurang suatu apapun, sehingga masih bisa terselamatkan.

Tentunya tekad untuk bisa permak motor Siki Nangka (istilah bahasa Sunda atau Jawa Barat, sebutan pada Honda S90Z karena desain tangkinya mirip biji buah Nangka) sudah sangat kuat, akhirnya baru bisa terlaksana pada awal tahun 2020 ini. Tapi, siapa sih sosok di balik pemilik motor yang berkelir kuning ngejreng nan modis ini?

Edi Batrawan, tampilan Siki Nangka seperti yang diidamkan sejak dulu

Rupanya sang pemilik Honda klasik bermesin 90 cc ini adalah Muhammad Edi Batrawan, yang juga merupakan owner apparel berlabel Imola Syndrome sekaligus pemilik media online OtomotifZone.com yang stay di daerah Margahayu Permai, Kopo, Bandung. Alasannya sih sangat simpel, katanya iseng saja dan gak tega melihat kondisi motor ini dalam bentuk standar seperti tidak terawat. Jadinya di modif sedikit namun tetap mengusung aksen serta wujud asli dari Siki Nangka.

Untuk itu, motor lantas di serahkan pada bengkel D&D yang digawangi oleh Reska Mardiansyah serta Teten di daerah Cileunyi, Bandung untuk di rombak beberapa bagiannya. Dari ubahannya terlihat jelas bentuk tangki, headlamp dan juga detail lainnya tetap pertahankan asli bawaan motor. Hanya di area kaki, sokbeker, spion dan yang lainnya di ganti baru biar terkesan lebih fresh. Dibutuhkan waktu selama 4 bulan agar Siki Nangka ini jadi semakin menarik serta dinamis tampilannya.

Kolaborasi Teten & Reska dari D&D Modifikasi restorasi Honda S90Z

BODI & CAT

Sesuai acuan, semua bagian bodi asli Honda S90Z ini tetap dibiarkan utuh terpasang tanpa di ubah. Hanya saja pada sektor rangka perlu di benahi lagi dengan di las ulang guna menambal bagian yang terlihat mulai keropos akibat tergerus di makan usia. Biar seimbang dan tampil modis, bagian bodi mulai dari frame alias rangka, selongsong tabung atas sokbeker depan, segitiga, komstir, kedok lampu depan, tangki, dudukan stop lamp, lengan ayun, dan spion diberi sentuhan warna kuning ngejreng. Sehingga tidak hanya jadi segar lagi tampilannya, tapi juga pastinya lebih mencolok pandangan mata yang melihat apalagi kala siang hari. Silau, men! Hehehe..

Area kaki-kaki makin kokoh antara sok RCB, gear set SSS, pelek TK Racing dan ban IRC

DETAIL

Untuk selaraskan dengan konsepnydŕa, area detail sedikit dibenahi dan sengaja di kombinasikan unsur modern agar jadi pembeda namun tetap menyatu antara tema klasik dengan teknologi masa kini. Seperti spion copotan dari Honda Scoopy, peredam kejut belakang alias sokbeker dari part berlabel RCB atau Racing Boy, pelek dari TK Racing dengan lingkar roda 16 inch, lalu peranti penggerak roda belakang alias gear set dari SSS, dan karet ban dari produk IRC yang sudah pasti jadi pilihan banyak kalangan baik itu penyuka modifikasi, harian dan bahkan racing alias balap.

Paduan selaran unsur klasik dan detail modern

“Untuk mesin memang tidak di utak-atik dan masih tetap standar bawaan aslinya karena bukan buat kebut-kebutan. Paling untuk riding jarak dekat atau keliling sekitar komplek rumah aja. Tampilannya ini sudah sesuai dengan yang di idamkan sejak dulu,” ujar Edi Batrawan sambil langsung melakukan test ride di seputaran depan rumahnya ini.

Mantap, nih!

Penulis : Obeth | Foto : Edi Batrawan

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.