Honda Sonic 150 ART Jogja, Uji Coba Pertama Langsung Buat Balap

0
11003
sss

OtomotifZone.com-Purwokerto. Santer di beritakan kemunculan Honda Sonic 150cc di final Kejurnas Motoprix Purwokerto kemarin perlu di korek lebih dalam nih. Datang perdana namun bisa juara. Banyak yang spesial di motor ini. Tau gak apa saja? “Honda Sonic ini belum pernah sama sekali test di sirkuit. Jadi di Purwokerto ini uji coba perdana dan langsung balap mas,” ungkap Wawan Hermawan, pembalap Astra Honda Racing Jogjakarta yang jadi tester perdana Honda Sonic 150 versi sirkuit dadakan.

Penampilan perdana Wawan Hermawan dan Honda Sonic 150nya di team Astra Honda Racing Team Jogjakarta.
Penampilan perdana Wawan Hermawan dan Honda Sonic 150nya di team Astra Honda Racing Team Jogjakarta.

“Motor belum ada dua minggu. Setelah MP Jogja baru sampai bengkel. Setting ala kadarnya yang penting tenaganya bisa buat balap,” jelasnya saat di paddock. Wawan menunjuk beberapa bagian yang bisa di bilang main akal-akalan saja untuk menunjang tenaga. Silincer dadakan, leher knalpot copotan CB150R. Setting mesin sedikit-sedikit copy CB150R juga. “Headnya hampir sama, termasuk setting-setting yang lain,” imbuh Wawan.

Mesin masih setting sederhana. Fokus pada tulang-belulang alias rangka.
Mesin masih setting sederhana. Fokus pada tulang-belulang alias rangka.

Tapi melihat kabel yang masih semrawut bawaan motor tanda bagian kelistrikan belum ada sentuhan. “Belum ngapa-ngapain. Mesin baru beberapa persen saja belum fokus kesitu. Kita masih fokus pada rangka. Bagaimana motor ini bisa dipakai enak di trek dadakan. Selain itu juga mencari kombinasi yang pas untuk pilihan shock absorbernya,” jelas info dari kepala team ART Jogjakarta, Slamet Suroto.

Belum fokus pengapian sama mesin. Yang penting hadling motor nyaman buat trek dadakan. “Contohnya setang motor mas, bawa beberapa jenis mana yang cocok,” ucap Wawan sebelum balap. yang terpasang saat sebelum balap dan saat latihan Wawan memakai stang Kawasaki Ninja 150 2T. Namun pas balap stang berubah warna item.

Stang kemudi masih cari-cari yang pas saat latihan.
Stang kemudi masih cari-cari yang pas saat latihan.

Ternyata ganti lagi. “Saya ganti pakai stang RXZ mas. Yang Ninja tak lepas, agak ketinggian. Paling pas pakai yang RXZ buat track dadakan. Karena nahan motor lebih ekstra di sirkuit kecil. Sedang stang jepit terlalu pendek. Kalau untuk sirkuit besar mungkin enak pakai stang jepit,” jelasnya seusai balap.

Race day pun Wawan Hermawan langsung tampil di depan. Perlawanan paling ketat beberapa putaran awal cuma datang dari Sony Suarta yang pakai Yamaha Mx Bore Up 150cc. Jupiter kencang biasa tanding milik Wawan Abakura dan Timuran Motor Solo absen tampil. Belum bisa mengukur kekuatan maksimal dengan motor-motor. Tapi Wawan mengaku puas,”Untuk tampil perdana cukup puas mas, walaupun yang kenceng-kenceng belum datang. Yang penting motor enak dibawa dan gak mogok. Setidaknya kita bisa tampil maksimal walau masih banyak kekurangan dan setting yang serba dadakan.,” tutup Wawan yang kemarin Istri dan anaknya datang mensupport. Yang lain siap-siap nyusul buat tanding tahun depan..

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.