Illution Project Open Grasstrack 2020 Sumedang : Sukses Di Gelaran Perdana, Bakal Bikin 3 Seri Event Selanjutnya

0
322
sss

OtomotifZone.com – Sumedang – Peminat kendaraan matik di Jawa Barat maupun Indonesia memang cukup tinggi dan besar apalagi dilihat dari pangsa pasarnya. Hal itu karena motor matik dirasa lebih simpel serta efisien saat dikendarai. Dan alasan ini pula yang membuat di gelarnya kejuaraan balapan garuk tanah bertajuk Illution Project Open Grasstrack 2020 di sirkuit NRF Pasir Langit, Rancakalong, Sumedang, Jabar, pada hari Sabtu dan Minggu, (18-19/1) kemarin.

Pada event kali ini balapan matik menjadi kelas utama dengan sebanyak tujuh kelas dan kelas pendukungnya ada 12 kelas. Dari total 291 starter yang hadir pada kelas Matik Standar Pemula dibanjiri oleh sebanyak 25 starter. Lalu di kelas Matik Standar Open serta kelas Matik FFA Pemula masing-masing ada sebanyak 19 starter. Sedangkan di kelas Matik Lokal Sumedang ada sekitar 15 starter. Ini membuktikan jika peserta pada kelas Matik tersebut cukup besar animonya.

“Alhamdulillah gelaran perdana kali ini sukses. Salah satu alasan tentu peminat kendaraan matik ini sangat banyak, maka dari itu kita bikin event balapan matik ini. Event selanjutnya nanti akan kita adakan lagi 3 seri di tahun ini, rencananya di Sumedang, Indramayu dan Bandung,” ungkap M Azka, penyelenggara dari Illution Project.

Grasstrack 2020
M. Azka (kanan) bakal menggelar 3 seri balapan matik tahun ini

Meskipun regulasi resmi kelas matik ini belum ada kejelasan mengenai batasan lengkap dari masing-masing kategori, namun saat ini beberapa aturan sementara sudah mulai dikemas dan di rancang untuk nantinya bisa jadi acuan mengenai regulasi pada setiap kelas matik.

“Saat ini baru sebagian bahasan regulasi teknis di kelas Matik Standar, Matik Modif dan Matik FFA yang nantinya bakal dikembangkan lagi. Dan memang hal ini belum di resmikan karena masih pembahasannya saja, semoga bisa segera di sahkan agar tahun ini sudah dapat diterapkan regulasinya ini,” sebut M. Humam, selaku petugas pemeriksa teknik alias scruttineering di event kali ini.

Senada yang diungkapkan oleh Wanji AR. “Balapan matik sekarang ini sudah mulai ramai diadakan dan diikuti banyak pembalap. Tinggal di aturan serta regulasinya saja yang masih belum tahu bagi pembalap dan mekanik, apa saja batasannya terutama di kelas FFA. Saat ini sebatas ganti sok depan berikut roda serta ubah rangka biar makin kuat lagi, sedangkan di bagian mesinnya belum tahu apa saja yang mesti diperbolehkan atau tidak,” kata pembalap asli kota Sumedang andalan tim TRT 91 HME 55 Family HJM GP7 SVNX HUD
peraih Juara Umum Matik Open.

Semoga saja regulasi dan aturan resmi untuk kelas matik ini bisa segera di sahkan dan secara resmi sudah diterapkan untuk dapat meramaikan ajang balapan garuk tanah.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Imola Syndrome