Ini Hasil Wawancara Dengan Mario Suryo Aji Tentang Pengalamannya Balap di Eropa

174
sss

OtomotifZone.com – Jakarta – Mario Suryo Aji salah satu rider Astra Honda Racing Team (AHRT) berbagi kisah saat diwawancara terkait pengalamannya ketika berlaga di ajang FIM CEV dan juga harapan besarnya jelang seri lanjutan dalam paruh musim kedua yang akan kembali bergulir tanggal 29 September 2019 ini. Terlebih lagi kesiapannya kali ini setelah sempat menghabiskan waktu rehat pada musim panas lalu, dengan berlatih keras di Indonesia.

Seperti diketahui sejak debut perdananya di persaingan balap Eropa, pembalap AHRT ini banyak mendapat tantangan yang membuatnya makin berkembang sebagai pembalap berbakat. Kemajuan yang ingin didapatkan oleh Mario adalah bisa bersaing ketat untuk dapat finis top 10 pada lima balapan terakhir, yang akan digelar di beberapa sirkuit tempat World Championship ini digelar seperti Jerez dan juga Valencia.

Berikut adalah petikan dari hasil wawancaranya :

  • Apa evaluasimu dari paruh pertama FIM CEV 2019 ini?

“Ini menjadi pengalaman yang luar biasa buat saya karena merupakan debut perdana di Moto3 Junior World Championship. Ini juga sangat menantang bagi saya karena level persaingannya sangat tinggi di sini. Namun saya sangat menikmati hasil dari paruh musim pertama ini pada semua balapan sejak start hingga finis.”

  • Apa rasanya bersaing di Moto3 Junior World Championship?

“Di Moto3, saya harus bersaing di level kompetisi yang tinggi, bertarung dengan para pembalap yang kuat dan berkualitas dari banyak negara. Agar bisa bersaing ketat dengan mereka kita harus mempersiapkan diri dengan sangat baik di semua aspek.”

  • Apa perbedaan yang paling besar dengan balapan-balapan di Asia?

“Perbedaannya mungkin tidak terlalu mencolok, karena semua kompetisi di balapan selalu ketat. Namun, apa yang saya rasakan tentang para pembalap Eropa ini adalah mereka lebih konsisten dan lebih berani untuk menghadapi tantangan demi meraih hasil terbaik.”

  • Apa saja perkembangan yang sudah kamu dapat sejak bersaing di Eropa?

“Gaya dan teknik balap saya ikut meningkat, terutama pada segi pengereman. Saya mencoba untuk memacu motor saya dengan lebih agresif ketika masuk di tikungan dan itu tanpa melakukan kesalahan.”

  • Bagaimana proses adaptasimu selama ini, terlebih saat tinggal jauh dari Indonesia?

“Saya tidak banyak lakukan adaptasi, selain cuaca dan lingkungan tempat tinggal saya ini memang baru. Namun, saya sangat menyukai makanan Spanyol.”

  • Bagaimana dengan Astra Honda yang telah membantumu selama berada di Barcelona?

“Astra Honda telah menyediakan semuanya, mulai dari biaya, lalu akomodasi dan sampai fasilitas berlatih untuk saya.”

  • Bagaimana perasaanmu saat finis keempat di Estoril pada debutmu di FIM CEV?

“Itu jadi debut yang sangat memuaskan, apalagi lintasannya sempat basah, dan saya bisa menunjukkan potensi balap saya.”

  • Apa yang ingin kamu tingkatkan pada paruh kedua musim ini?

“Saya akan melakukan yang terbaik untuk dapat meraih hasil lebih baik lagi dari sebelumnya.”

  • Apa targetmu di paruh kedua musim ini?

“Tentu saja bisa berada di top 10, jajaran grup terdepan. Di Indonesia, waktu liburan buat saya tidak banyak. Sudah cukup waktu saya untuk kumpul dengan keluarga. Di sana saya mencoba untuk fokus lagi di latihan fisik dan rasa kepercayaan diri sebelum kembali ke Eropa.”

  • Bagaimana dengan liburanmu di Indonesia? Apakah sempat pergi ke tempat berlibur?

“Saya memilih pergi bersama keluarga dan itu hal terpenting yang harus dilakukan ketika sedang berlibur. Di luar itu, saya fokus menjaga kesehatan dan kondisi badan.”

Penulis : Obeth | Foto : Presna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.