Ini Pesan Wanita Yang Menjadi Pengendara Ojek Online Asal Ciamis, Pada Hari Kartini

0
643
sss

OtomotifZone.com – Ciamis. Raden Ajeng Kartini merupakan sosok Pahlawan Indonesia yang menginginkan harkat dan derajat kaum wanita memiliki hak yang sejajar dengan kaum pria. Dan harapan besar dari wanita kelahiran Jepara, Jawa Tengah, tersebut akhirnya dapat menumbuhkan semangat kaum wanita hingga saat ini di berbagai bidang kehidupan dan pekerjaan seperti menjadi pengendara Ojek Online alias Ojol.

Salah satunya adalah Sri Martini, wanita asal Ciamis, Jawa Barat, ini berprofesi sebagai Ojek Online yang biasanya selalu identik dilakukan oleh kaum pria. Namun bagi wanita yang tinggal di daerah Cisadap, ini menjadi Ojol adalah sebagai upaya membantu suami dalam memenuhi kebutuhan keluarganya.

Menjalani profesinya ini, Sri Martini tidak merasa canggung meskipun pasti penuh resiko, namun semua itu tetap dilakoni dengan semangat tinggi untuk menambah penghasilan. Dengan menjadi pengendara Ojol diakui pula oleh ibu dari satu orang anak ini guna memanfaatkan situasi sekarang terkait penerapan social distancing ditengah wabah virus Covid-19, karena banyak diantara warga masyarakat yang dibatasi aktifitasnya dan tidak diperbolehkan keluar rumah.

“Banyak orang yang jadi malas keluar rumah dan saya manfaatkan hal itu karena di Ojol ada aplikasi tambahan lain terutama bagi konsumen yang bisa melakukan pemesanan makanan maupun yang lainnya dan itu menambah pemasukan bagi saya,” jelas Sri yang mengendarai skuter matik ini.

Dan dalam memperingati Hari Kartini pada tanggal 21 April ini, Sri Martini berpesan pada seluruh wanita Indonesia untuk bisa lebih mandiri serta jangan merasa gengsi untuk menjalani profesi apapun asalkan semua itu masih terbilang halal dan tentunya mendapatkan persetujuan dari suami jika sudah menikah. Yang pasti kedudukan wanita saat ini sama dan jangan mudah menyerah pada keadaan dan harus tetap semangat.

“Kita sebagai wanita harus mandiri, jika memang harus dapat ikut serta membantu suami untuk menambah pendapatan keluarga, jalani dengan ikhlas dan selalu berusaha,” jelas Sri Martini yang memiliki buah hati berusia 3,5 tahun ini. Di tengah kesibukkannya sebagai pengendara Ojol, Sri Martini tetap tidak lupa akan kewajibannya menjadi seorang ibu dan juga sebagai istri dalam keluarga kecilnya saat ini.

Sebelum adanya pandemi Virus Corona, Sri Martini mulai beroperasi sejak pukul 05.30 wib karena banyak konsumen anak sekolah. Namun saat ini ditengah penerapan pembatasan sosial, dirinya baru memulai aktifitasnya pada pukul 09.00 hingga pukul 15.00.

Penulis : Yeyep | Foto: Yeyep | Editor : Obeth

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.