Instruktur Safety Riding Indonesia pertahankan juara kompetisi di Jepang

0
430
sss

OtomotifZone.com – Suzuka. Instruktur safety riding terbaik binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Fendrik Alam Pribadi berhasil kembali juarai kompetisi safety riding di Suzuka, Jepang, The 18th Safety Japan Instructors Competition 2017.

Ia berhasil meraih juara dua di kategori grup C dan juara tiga kategori antar grup, mengalahkan 11 instruktur safety riding dari 6 negara, Jum’at (20/10).

“Saya senang sekali bisa juara di kompetis ini. Semoga bisa bermanfaat untuk bekal mengampanyekan safety riding di tanah air, “ kata Fendrik.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan selama satu dekade keikutsertaan dalam kompetisi bertaraf internasional ini, instruktur safety riding binaan AHM selalu berhasil mempertahankan tradisi juara pada beberapa kelas yang diikuti.

Kompetensi mumpuni para duta keselamatan berkendara Honda di Indonesia ini terus ditularkan kepada 150 instruktur safety riding Honda yang tersebar di seluruh main dealer.

“Kami berterima kasih kepada para instruktur safety riding binaan AHM yang telah menunjukkan prestasinya dan dapat menjadi salah satu yang terbaik dalam ajang kompetisi bertaraf internasional ini. Keselamatan berkendara sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap ketika kembali ke Indonesia, ilmu dan hasil yang telah mereka capai dapat menjadi bekal penting yang dapat disampaikan ke masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara dengan semangat Satu Hati,” ujar Indraputra.

Kompetisi The 18th Safety Japang Instructors Competition pertama kali digelar pada tahun 1996.

Tahun ini merupakan kali ke 10 duta safety riding Indonesia berpartisipasi di ajang kompetisi yang sudah dihelat pada 19-20 Oktober 2017 di Suzuka Circuit Traffic Education Center, Jepang.

Dalam ajang kompetisi safety riding internasional ini, peserta diuji pengetahuan dan keterampilan keselamatan berkendara dalam ujian teori dan praktik.

Pada ujian teori, peserta kompetisi dituntut mampu memiliki pemahaman secara menyeluruh terkait ilmu pengetahuan, attitude serta teknik berkendara yang mengedepankan unsur keselamatan. Lalu pada uji praktik, peserta akan diuji kemampuannya melalui uji plank ridding, course slalom, dan braking.

Penulis : Jody Rusli | Photo : AHM

Imola Syndrome