Jelang JABAR Semangat : Wahana Baru Siap Hadapi Serangan

0
124
Popo WBM
Popo WBM
sss

Otomotifzone.com – Jakarta. Jelang akan bergulirnya balap lurus yang akan diadakan oleh Sumber Production selaku promotor pada (2/8/2020) di Sirkuit Non Permanen Brigif II Kujang Cimahi, Bandung – Jawa Barat. Nampaknya sang putra asli setempat, Wahana Baru Motor tidak main-main serta tidak mau kecolongan kelak.

Wahana Baru Motor Bandung yang dikomandoi oleh Popo selaku mekanik banter matic kebut asal Bandung ini sudah sering melakukan tahap riset sekaligus setting di Sirkuit langsung. Usut punya usut setelah digali informasi langsung oleh Mekanik, nampaknya akan tetap menurunkan armada balap kepercayaannya, matic 200cc TU sebanyak 2 dan 1 matic 200cc Frame Standard.

Walau hanya tinggal menghitung hari akan berlangsungnya agenda balap Jawa Barat ini, masih ada kendala dari Wahana Baru. “Masih di persiapkan mas, sulap dulu sehari. Kemarin yang injeksi brebetan lagi, masih dicari nih kesalahannya dimana. Rencana emang 3 motor aja, 2 matic 200 TU, 1 matic 200 FS nah kalo yang FS si cuman ganti body aja tetap yang lama,” Ungkap juru kunci kebut WBM.

Salah Satu Armada Yang Turun Di Olahraga Sehat Jabar Semangat Milik WBM
Salah Satu Armada Yang Turun Di Olahraga Sehat Jabar Semangat Milik WBM

Bukan hanya dalam mempersiapkan kendaraan yang benar-benar matang namun Popo juga mempersiapkan pembalap yang tidak main-main, ada Ayip Rosidi, Riki Butonk, Wiwi Mungils, dan juga Yudha AP. Tetapi walau persiapannya sangat diperhitungkan, nampaknya tidak gentar dan tetap santai menghadapi gempuran di kelas matic 200cc nanti.

“Buat yang turun dan patut diperhitungkan si gatau ya mas siapa aja. Tapi menurut saya semua juga punya khans atau peluang sih. Udah hampir sama sekarang matic 200 semuanya. Sampai sekarang pun buat motor dyno aja besok dicek power motor biar lebih pede besok takut brebet lagi si injeksi,” tutup Popo.

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.