Kecewa, Pemilik Sirkuit di Pangandaran Melakukan Ini

0
1196
sss

OtomotifZone.com-Pangandaran. Pemilik Sirkuit Grasstrack Patapan Indah, Jadikarya Kecamatan Langkaplancar Pangandaran Jawa Barat, H. Munir kecewa. Pasalnya terdapat gelaran yang sudah dijadwalkan harus batal karena keputusan sepihak.

Dampak dari kecewa tersebut, H. Munir menggelar Latihan Bersama (Latber) yang dilaksanakan pada Hari Minggu (8/11/2020). Untuk tempat gelaran Latber tersebut di Sirkuit Patapan Indah, Jadikarya Langkaplancar Pangandaran.

Kekecewaan tersebut beralasan karena menurut H. Munir, pihaknya telah booking jadwal gelaran pada pihak Pengprov IMI Jabar. Untuk waktu pelaksanaan yang diajukan pada tanggal 25 Oktober 2020. Waktu tersebut kosong, dan tercantum pada kalender Event IMI Jabar.

Pada kenyataannya tanpa konfirmasi pada pihak penyelenggara, jadwal tersebut yang telah dibooking digunakan untuk gelaran Jabar Open. Padahal pada kalender event IMI Jabar, Jabar Open seri 2 tercantum tanggal 11 Oktober 2020.

Kalender Event IMI Jabar

“Berbagai tahapan sudah kami tempuh, jadwal sudah kami booking, persiapan sirkuit pun sudah matang, tapi kenyataannya jadwal tersebut digunakan untuk event Jabar Open,” jelas H. Munir. Padahal pada sirkuit miliknya tersebut terdapat agenda rutin tahunan.

“Kami mengikuti imbauan pemerintah tidak menggelar grasstrack, meskipun terdapat beberapa gelaran rutin,” jelas H. Munir. Namun kejadian batalnya gelaran tersebut membuat dirinya kecewa atas keputusan sepihak.

H. Munir
H. Munir

Sementara itu Asep Junaedi yang biasa menjadi panitia penyelenggara pada gelaran yang berlangsung di Sirkuit Patapan, menyampaikan hal yang sama dengan pemilik sirkuit. Menurut Asep, pembatalan gelaran tersebut mengakibatkan kerugian secara financial.

“Saya kecewa karena kami tidak bisa menyelenggarakan kegiatan, terlebih tidak ada konfirmasi terkait dengan pembatalan jadwal yang sudah ditentukan,” jelas Asep.

Asep menambahkan, salah satu biaya yang dikeluarkan selain promosi yaitu biaya pembenahan sirkuit. “Biaya yang kami keluarkan tidak sedikit, termasuk promosi dan juga pembenahan pada lintasan,” jelas Asep.

Sementara itu salah satu panita Latber, Andi Tegap menjelaskan yang melatarbelakangi adanya latber. Latber tersebut merupakan bentuk kekecewaan dari penyelenggara karena batalnya gelaran.

Asep Junaedi (Kiri) dan Andi Tegap
Asep Junaedi (Kiri) dan Andi Tegap

“Jika memang gelaran open atau resmi dilarang, seharusnya tidak ada satu pun yang menggelar acara tersebut,” jelas Andi. Namun menurut Andi, masih terdapat beberapa gelaran di daerah lain salah satunya Jabar Open.

Penulis: Yeyep | Foto: Yeyep

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.