Kunjungan Pabrik PT YMMWJ, Istimewa Bersama Awak Media

0
374
sss

OtomotifZone.com – Karawang. Para awak media dan komunitas klub motor Yamaha kali ini mendapat kesempatan berkunjung ke PT Yamaha Motor Manufacturing West Java (YMMWJ) Jumat (14/12). Selain itu, para awak media dan komunitas klub motor yamaha mendapatkan penjelasan tentang profil PT. YMMWJ dan melihat secara langsung proses perakitan motor di pabrik yang berdiri megah di Kawasan Industri KIIC (Karawang International Industry City).

Berada di bawah naungan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), PT YMMWJ mengelola pabrik terbesar Yamaha yang memproduksi motor matik dan motor bebek yaitu Jupiter Z1, Vega ZR, Mio J, Mio Fino dan Soul GT. Sedangkan Jupiter MX, Xeon dan motor sport Yamaha diproduksi di pabrik Yamaha di Pulogadung.

Didirikan pada 23 November 2004 di atas lahan seluas 35,6 hektar dengan luas bangunan 19,5 hektar. PT YMMWJ mulai berproduksi pada Januari 2006 di resmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 26 Januari 2006. Hingga Oktober 2012, mempekerjakan kurang lebih 5.557 orang di 18 departemen.

Sejak berproduksi pertama kali di 2006 hingga November 2012, PT YMMWJ telah memproduksi 8.669.580 unit motor (bebek dan matik) dengan melalui tiga proses yang berakhir pada body assembling (perakitan bodi motor). Prosesnya yang pertama adalah die casting (pengecoran logam) lalu machining dan pembubutan rangka mesin, perakitan engine. Bagian proses kedua dimulai dari press bending (pebentukan pipa besi), welding frame  (pengelasan rangka), welding tangki, painting steel. Yang ketiga diawali dengan plastic injection (pengecoran plastik), painting plastic (pengecatan plastik) dan pemasangan grafis motor.

“Kualitas produk Yamaha pastinya beda dibandingkan pabrikan lain. Dilihat dari standar ketebalan painting dan pemilihan warna, jika dibandingkan dengan kompetitor, painting Yamaha lebih awet atau lebih lama pudar. Lalu matching cover atau struktur matching (sambungan cover plastic produk Yamaha) lebih kokoh sehingga tahan lama dan tidak mudah getar. Dan kualitas noise level (tingkat kebisingan mesin) memiliki standar judgement lebih tinggi saat pengecekan di final inspection (cek terakhir),” jelas Teddy Cahyadi Yacob, Direktur PT YMMWJ.

(Indra)

Imola Syndrome