Meski Cuaca Buruk, Acara Penting Pada Mercedes-Benz Carnaval 2019 Tetap Berlangsung

0
205
sss

OtomotifZone.com – Bandung. Karena cuaca buruk, gelaran Mercedez-Benz Carnaval 2019 pada Hari Sabtu (30/11) harus terhenti. Acara tidak dapat ditampilkan seluruhnya karena hujan deras disertai angin kencang. Dikhawatirkan genangan air mengganggu instalasi listrik sehingga dikhawatirkan terjadi hubungan arus pendek.

Namun meski harus terhenti sebelum waktunya, beberapa acara penting bisa ditampilkan. Diawali dengan pembukaan tarian khas Jawa Barat. Nampak penari 4 wanita cantik dengan kostum dominan batik membuka acara tersebut.

Kemudian dilanjutkan dengan talkshow tentang Mercedes Owners Grup (MOG) Indonesia. Diwakili oleh R. Michael Van Kusnendar, Drs. Arief Saifudin, S.H, Iwan Ichwanudin, S.H.,M.H dan Gitta Ramadhyana K, S.H.,Sp.N. Mereka mewakili MOG untuk membahas tentang MOG.

Kemudian selain talkshow tentang MOG, terdapat talkshow tentang pelestarian lingkungan. Hadir aktifis Greenpeace dan PD Kebersihan Kota Bandung. Pada talskshow tersebut dibahas tentang lingkungan serta pencemaran sampah. Dan tata cara agar lingkungan tetap bersih.

Selain penampilan band dan hiburan lainnya, gelaran Mercedes-Benz Carnaval 2019 semakin bermakna. Karena pada kesempatan tersebut hadir salah satu tokoh politik kawakan yaitu Dra. Popong Otje Djundjunan atau lebih terkenal dengan sapaan Ceu Popong.

“Suatu kehormatan Ceu Popong bisa hadir di tengah-tengah kami serta memberikan wejangan pada kami,” ujar Ketua MOG H. Erwin Rustam, S.E. Menurut H. Erwin Kehadiran Ceu Popong sangat berarti karena wejangan-wejangannya sangat bermanfaat untuk anggotanya.

Ceu Popong ditemani R. Michael Van Kusnendar dengan berdiri tanpa duduk memberikan sambutan serta nasehat pada MOG. “MOG itu adalah organisasi, masing-masing anggota dari ujung rambut sampai ujung kaki melekat predikat MOG,” tegas Ceu Popong.

Ceu Popong

Ceu Popong mengajak pada anggota MOG, jangan hanya menggunakan mobil produk Jermannya saja. “Contoh orang Jerman, jangan hanya make mobilna wungkul,” ucap Ceu Popong dengan nada Bahasa Sunda yang kental.

Selain itu Ceu Popong mewanti wanti agar anggota MOG taat dan tertib berlalu lintas. Karena menurut Ceu Popong melanggar lalu lintas berarti merusak citra MOG. “Ulah ngalanggar lalu lintas eta bisa ngaruksak  nama baik MOG,” pungkas Ceu Popong.

Penulis: Yeyep Ardiansyah |Foto: Yeyep Ardiansyah

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.